Home Berita Olah Raga Neymar Resmi Pensiun Setelah Brasil Gagal Lawan Norwegia di Piala Dunia 2026

Neymar Resmi Pensiun Setelah Brasil Gagal Lawan Norwegia di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Pertandingan terakhir Neymar bersama tim nasional Brasil berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026, sekaligus menutup karier internasionalnya yang berlangsung selama 16 tahun. Setelah mencetak gol penalti di menit ke-90+10, penyerang berusia 34 tahun itu langsung mengumumkan pensiun dari Selecao, mengakhiri mimpi membawa Brasil meraih gelar Piala Dunia yang selama ini menjadi obsesi terbesarnya.

Debut Neymar di tim nasional terjadi pada Agustus 2010 di Stadion MetLife, New Jersey—lokasi yang kini menjadi saksi akhir perjalanannya. Kala itu, remaja 18 tahun dari Santos mencetak gol pertamanya dan langsung diproyeksikan sebagai penerus legenda Brasil seperti Ronaldinho dan Ronaldo. Selama karier internasionalnya, ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan 80 gol, melampaui rekor Pele (77), serta menempati urutan kedua pemain dengan penampilan terbanyak (130 caps), hanya kalah dari Cafu (142). Ia juga menjadi pemain Brasil kedua setelah Pele yang mampu mencetak gol di empat edisi Piala Dunia.

Perjalanan Neymar di pentas dunia penuh liku-liku. Pada Piala Dunia 2014 di rumah sendiri, cedera punggung di perempat final memutus asa Brasil untuk meraih gelar, yang berakhir dengan kekalahan telak 1-7 dari Jerman. Empat tahun kemudian, Brasil kembali tersingkir di perempat final oleh Belgia. Di Qatar 2022, ia nyaris membawa timnya ke semifinal setelah mencetak gol di babak tambahan melawan Kroasia, namun akhirnya kalah lewat adu penalti. Di Piala Dunia 2026, cedera betis kanan membatasi perannya—hanya bermain 15 menit melawan Skotlandia dan 23 menit melawan Norwegia.

Brasil, yang dijagokan meraih gelar dengan skuad bertabur bintang seperti Vinícius Júnior, Raphinha, dan Alisson Becker, serta dibimbing pelatih legendaris Carlo Ancelotti, gagal memenuhi ekspektasi. Meski unggul peluang dan dominasi, mereka kalah setelah Erling Haaland mencetak dua gol—pertama di menit ke-79 lewat sundulan, kedua di menit ke-90 lewat tembakan mendatar dari luar kotak penalti. Gol Neymar yang menyamakan kedudukan menjadi simbol kebangkitan sementara, tapi tak cukup mengubah takdir.

Pelatih Ancelotti mengakui kekalahan itu menyakitkan, tetapi menegaskan tim telah memberikan segalanya. “Kami tidak pantas kalah, tapi sepak bola sering kali memberi rasa pahit. Ini awal dari siklus baru,” ujarnya. Kapten Casemiro pun menyampaikan penyesalan mendalam: “Kami mengecewakan seluruh rakyat Brasil. Kami akan dikenang sebagai generasi yang gagal memenangkan Piala Dunia.”

Sejak juara pada 2002, Brasil belum pernah kembali mengangkat trofi tertinggi sepak bola dunia. Kini, dengan pensiunnya Neymar, Selecao harus memulai era baru tanpa sosok yang selama lebih dari satu dekade menjadi simbol harapan, penggawa nomor 10, dan jantung ofensif tim. Tantangan terbesar bukan hanya mencari pengganti, tapi juga membangun kembali kepercayaan publik yang telah lama menanti kejayaan kembali.

Previous articleNorwegia Guncang Dunia Sepak Bola, Kalahkan Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
Next articleAlat Pengumpul Ikan Berbasis Suara Uji Coba oleh Nelayan di Toli-Toli dan Indramayu