Sumbawanews.com,- Sejak debutnya pada 2022, MotoGP Mandalika belum pernah menyaksikan pembalap yang meraih kemenangan beruntun di sirkuit Pertamina Mandalika. Setiap tahun, juara baru muncul—tanpa ada yang mampu mempertahankan gelar. Pada 2022, Miguel Oliveira menang; tahun berikutnya, Pecco Bagnaia mengambil alih; di 2024, Jorge Martin menjadi pemenang; dan pada 2025, Fermin Aldeguer menyusul. Tahun ini, peluang Aldeguer untuk mempertahankan gelar tampak tipis, mengingat pencapaian terbaiknya musim ini hanyalah finis runner-up di MotoGP Catalunya.
Rekor ini tidak hanya berlaku di kelas MotoGP. Di Moto3, setiap musim juga dihiasi juara berbeda: Dennis Foggia (2022), Diogo Moreira (2023), David Alonso (2024), dan Jose Antonio Rueda (2025). Sementara di Moto2, Somkiat Chantra (2022), Pedro Acosta (2023), Aron Canet (2024), dan Diogo M Moreira (2025) masing-masing menjadi pemenang. Menariknya, Diogo Moreira adalah satu-satunya pembalap yang pernah menang di dua kelas berbeda—namun tidak pernah juara berturut-turut di musim yang sama.
Dengan pola yang konsisten selama empat tahun terakhir, MotoGP Mandalika terus mempertahankan reputasinya sebagai sirkuit paling tidak bisa diprediksi di kalender balap dunia. Tahun ini, siapa pun yang menang, kemungkinan besar akan menjadi nama baru dalam daftar juara—melanjutkan legenda tak terpecahkan yang tak pernah terulang.















