Home Berita Olah Raga Maroko Pasca Kalahkan Belanda, Mazraoui: Jangan Lupa Akar

Maroko Pasca Kalahkan Belanda, Mazraoui: Jangan Lupa Akar

Sumbawanews.com,- Piala Dunia 2026 — Timnas Maroko melanjutkan sejarahnya dengan menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 di Stadion Monterrey, Meksiko, pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis ini mengantarkan Atlas Lions ke babak 16 besar, sekaligus menjadi momen paling berarti dalam perjalanan mereka di turnamen ini.

Awal laga berjalan tidak menguntungkan bagi Maroko. Cody Gakpo membuka skor untuk Belanda pada menit ke-23. Namun, semangat juang tim asuhan Walid Regragui tak goyah. Di masa injury time, Issa Diop menyamakan kedudukan menjadi 1-1, memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu dan kemudian adu penalti.

Dalam adu penalti, tiga eksekutor Belanda — Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville — gagal mengeksekusi tendangannya. Sementara itu, Maroko sukses menghantarkan dua dari tiga penendangnya: Soufiane Rahimi, Chemsdine Talbi, dan Ismael Saibari mencetak gol. Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi gagal, namun keberhasilan tiga gol penalti tetap cukup untuk mengirim Belanda pulang.

Pemain belakang Maroko, Noussair Mazraoui, mengakui kemenangan ini sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam karier timnya. “Ini pertandingan yang sangat, sangat besar. Belanda adalah tim dengan kualitas individu luar biasa. Menang di sini rasanya seperti memenangkan final,” ujar Mazraoui dalam wawancara dengan Reuters.

Namun, di tengah euforia, ia menekankan pentingnya kerendahan hati. “Ini pencapaian besar bagi tim. Tapi kami akan tetap rendah hati. Karena itulah alasan kami bisa sampai ke sini.”

Kemenangan ini bukan hanya soal hasil, tapi juga simbol ketahanan. Maroko menjadi satu-satunya tim Afrika yang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, dan kini mereka siap menghadapi Kanada pada laga berikutnya di Monterrey, Jumat (5/7/2026) pukul 00:00 WIB.

Dengan kepercayaan diri yang terjaga dan mentalitas yang tak tergoyahkan, Atlas Lions membuktikan bahwa kejayaan bukanlah hasil keberuntungan, tapi buah dari disiplin, kerja sama, dan akar yang tak pernah dilupakan.

Previous articlePrancis dan Norwegia Tegaskan Kehadiran di 16 Besar Piala Dunia 2026
Next article4 Pemain Timnas Indonesia Siap Merapat ke Super League, Sandy Walsh Paling Depan