Home Berita Olah Raga Inggris Siap Melesat di Fase Gugur, Tuchel Percaya Pengalaman Klub Menjadi Kunci

Inggris Siap Melesat di Fase Gugur, Tuchel Percaya Pengalaman Klub Menjadi Kunci

Sumbawanews.com,- Jakarta – Thomas Tuchel yakin timnas Inggris akan tampil jauh lebih tajam dan percaya diri di fase gugur Piala Dunia 2026, bukan karena taktik baru, tapi karena bekal pengalaman bertarung di laga-laga paling menentukan musim lalu.

Setelah menyelesaikan fase grup sebagai juara Grup L dengan catatan dua menang, satu seri, dan tanpa kekalahan, The Three Lions menghadapi Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar. Kemenangan 2-0 atas Panama di laga terakhir grup memang mengamankan posisi teratas, tapi performa tim yang terkesan kaku dan kurang kreatif—terutama saat imbang 0-0 melawan Ghana—menimbulkan tanda tanya.

Namun, pelatih asal Jerman itu tak khawatir. Ia menunjuk pada keberhasilan tiga klub Premier League musim lalu: Arsenal mencapai final Liga Champions, sementara Aston Villa dan Crystal Palace masing-masing menjuarai Liga Europa dan Conference League. Delapan pemain Inggris di skuad Piala Dunia 2026 berasal dari ketiga klub tersebut.

“Mereka sudah terbiasa dengan tekanan di final, di stadion penuh, di momen-momen yang menentukan nasib gelar,” kata Tuchel, dikutip dari The Guardian. “Mereka tahu apa yang harus dilakukan ketika segalanya berada di ujung tombak. Kami tidak perlu berubah—kami hanya perlu naik level, dan semakin besar pertandingannya, semakin baik kami tampil.”

Tuchel menekankan bahwa keyakinan tim bukan sekadar retorika. Ia menilai pengalaman bertanding di kompetisi Eropa yang paling bergengsi telah membentuk mentalitas para pemainnya—tak takut, tak ragu, dan siap mengambil risiko. “Kami percaya satu sama lain. Yang penting adalah fokus pada hal-hal yang bisa kami kendalikan, dan tidak membiarkan kekhawatiran menguasai pikiran.”

Harry Kane, yang kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris di Piala Dunia, dan Jude Bellingham, yang mencetak gol penentu kemenangan atas Panama, adalah dua nama yang menjadi ujung tombak harapan. Keduanya, bersama Declan Rice dan pemain lain dari klub-klub Eropa, membawa bekal tak ternilai: pengalaman merasakan kemenangan di final, dan bangkit dari kekalahan di laga paling berat.

Dengan jadwal pertandingan melawan Kongo DR pada 1 Juli pukul 23.00 WIB di Stadion MetLife, New Jersey, Inggris siap mengubah kekhawatiran menjadi kepercayaan diri. Bagi Tuchel, fase gugur bukanlah ujian baru—tapi lanjutan dari cerita yang sudah mereka tulis di Eropa musim lalu.

Previous articleAfrika Selatan dan Kanada Bermain Imbang 0-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Next articleBaru 21 Tahun, Victor Dethan Jadi Pilar Baru Persija Jakarta