Sumbawanews.com,- Pada akhir bursa transfer musim panas 2026, Como 1907 mengalami reshuffle besar di posisi kiper, setelah dua penjaga gawang—Emil Audero dan Noel Törnqvist—berhasil dilepas dalam waktu berdekatan. Pelatih Cesc Fabregas mengungkapkan kekecewaannya bukan terhadap Audero, melainkan terhadap Törnqvist, yang tiba-tiba memaksa hengkang demi mengejar menit bermain, meski sebelumnya dianggap sebagai pemain yang disiplin dan profesional.
Audero, kiper asal Indonesia yang sebelumnya menjadi pilihan utama, sudah dipastikan hengkang pada 2 September 2026 dengan status pinjaman ke Rayo Vallecano. Keputusan ini diambil setelah Como mendatangkan Robert Sanchez dari Chelsea, yang langsung menjadi kandidat utama bersaing dengan Jean Butez. Audero, yang sebelumnya diplot sebagai kiper ketiga, diberi kebebasan mencari klub baru untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih sering di level top Eropa.
Namun, yang justru mengejutkan Fabregas adalah keputusan Törnqvist. Kiper asal Swedia itu, yang selama delapan bulan menunjukkan sikap luar biasa dan menjadi pelapis Butez, tiba-tiba berubah dalam waktu dua hari. Lima hari sebelum kepergiannya, Törnqvist mengatakan kepada Fabregas bahwa ia memiliki beberapa opsi transfer. Meski Fabregas terbuka terhadap kepergiannya, ia menetapkan syarat: Como harus terlebih dahulu menemukan pengganti. Törnqvist, menurut Fabregas, justru memaksakan kepergiannya tanpa menunggu solusi, yang membuat pelatih itu merasa “mengerikan”.
Kepindahan Törnqvist ke Monza dengan status pinjaman memaksa Como bergerak cepat. Klub sempat mencari kiper Italia dari Serie B dan liga lain, tetapi tidak menemukan sosok yang sesuai. Keberuntungan datang ketika Chelsea merekrut Emiliano Martínez, sehingga Robert Sanchez tersedia. Sanchez, yang bukan nama dalam rencana awal, akhirnya bergabung dan menjadi tulang punggung baru di bawah mistar Como.
Sementara itu, Audero akan bersaing dengan Dani Cárdenas, Augusto Batalla, dan Adrián Molina di Rayo Vallecano. Dengan Batalla yang sedang cedera dan Cárdenas yang sudah tampil di tiga laga awal LaLiga, Audero memiliki peluang besar untuk menjadi pilihan utama di Madrid.
Dengan kepergian kedua kiper itu dan kedatangan Sanchez, Como kini memiliki struktur kiper yang lebih kuat: Sanchez dan Butez sebagai duet utama, sementara Törnqvist dan Audero telah melangkah ke jalur baru—masing-masing demi mengejar kesempatan bermain yang lebih besar. Bagi Fabregas, ini bukan hanya soal transfer, tapi soal sikap dan komitmen—yang menurutnya, jauh lebih penting daripada nama di punggung jersey.















