Sumbawanews.com,- Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Spanyol di Stadion Dallas pada Selasa, 7 Juli 2026, mengakhiri perjalanan Cristiano Ronaldo di ajang sepak bola terbesar dunia. Kapten timnas Portugal itu, yang sebelumnya telah menyatakan turnamen ini sebagai yang terakhir, menangis di lapangan usai peluit panjang berbunyi, menutup karier Piala Dunianya yang berlangsung sejak 2006.
Ronaldo, yang berusia 41 tahun, mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda—2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 5-0 atas Uzbekistan di fase grup, sekaligus melampaui rekor Eusebio sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di putaran final Piala Dunia dengan total 11 gol dari 27 penampilan. Gol pertamanya di fase gugur Piala Dunia juga dicatatnya saat menghadapi Kroasia, mengakhiri kebiasaan ia hanya menyarangkan bola di babak penyisihan. Ia pun menjadi pencetak gol tertua kedua sepanjang sejarah turnamen ini.
Dalam konferensi pers sebelum laga melawan Spanyol, Ronaldo sempat bercanda tentang seorang pramugari Argentina yang disebutnya memandangnya dengan cara khas, menunjukkan sisi ringan di tengah tekanan laga penutup. Setelah kekalahan itu, ia menegaskan bahwa keputusannya pensiun dari Piala Dunia tidak otomatis berarti pensiun dari timnas Portugal. Ia juga menyebut gelar Piala Eropa 2016 sebagai pencapaian yang setara secara emosional dengan trofi Piala Dunia, menambahkan bahwa Portugal telah meraih tiga gelar besar selama masa kepelatihannya—Euro 2016, UEFA Nations League 2019, dan 2025.
Rekan-rekan setimnya langsung menghampiri Ronaldo untuk memberikan dukungan setelah ia menangis di tengah lapangan, menandai momen terakhir sang legenda di panggung Piala Dunia.















