Sumbawanews.com,- Houston – Carlo Ancelotti tetap berhati-hati meski Neymar menunjukkan kemajuan signifikan menjelang laga 32 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil melawan Jepang di Houston Stadium, Selasa (30/6/2026). Bintang Santos itu dikabarkan sudah pulih dari cedera betis dan kembali turun di menit ke-75 saat Brasil menghancurkan Skotlandia 3-0 di laga terakhir fase grup.
Meski demikian, pelatih asal Italia itu menegaskan keputusan memainkan Neymar masih bergantung pada perkembangan fisiknya hingga menjelang laga. “Dia banyak meningkat dalam seminggu terakhir. Sayang, dia tidak bisa berlatih penuh sepanjang waktu bersama tim. Tapi kondisinya bagus. Dia bisa bermain lebih dari 15 menit—tapi semua tergantung pada situasi pertandingan dan bagaimana tubuhnya merespons,” ujar Ancelotti, dikutip dari AS.
Brasil, juara Grup C dengan tujuh poin, akan menghadapi runner-up Grup F, Jepang, yang mengumpulkan lima poin. Tanpa Raphinha yang cedera hamstring, kehadiran Neymar menjadi kunci strategis bagi Selecao untuk menembus babak berikutnya.
Neymar sendiri sudah tampil di laga melawan Skotlandia, menjadi penanda comeback-nya setelah absen di dua pertandingan sebelumnya—termasuk saat menghadapi Haiti. Penampilannya yang terbatas namun penuh gairah sempat membuatnya menangis di pinggir lapangan, sebuah momen yang menjadi simbol perjuangannya di panggung dunia.
Ancelotti tidak ingin mengambil risiko berlebihan. Meski Neymar tampak siap, sang pelatih memilih pendekatan bertahap: memantau setiap gerakannya, mengevaluasi kecepatan pemulihan, dan menunggu sinyal terakhir dari tim medis sebelum memutuskan apakah sang kapten akan menjadi starter atau hanya menjadi senjata cadangan di babak kedua.
Dengan kekuatan Jepang yang tangguh di pertahanan dan serangan cepat, kehadiran Neymar—jika benar-benar dimainkan—bisa menjadi faktor penentu dalam laga yang diprediksi akan sengit dan penuh tekanan.














