Sumbawanews.com,- Dua minggu setelah mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan, Anthony Taylor langsung mendapat peran strategis di Federasi Sepakbola Turki (TFF). Mantan wasit Premier League itu ditunjuk sebagai Director of Elite Refereeing, mengambil alih kepemimpinan dalam upaya memperbaiki sistem perwasitan Turki yang terpuruk akibat skandal perjudian. Taylor, 47, mengakhiri karier 24 tahunnya setelah memimpin tiga pertandingan di Piala Dunia 2026, termasuk laga 16 besar antara Spanyol dan Portugal yang berakhir 1-0. Ia akan bekerja sama dengan TFF untuk mengembangkan program wasit elite sesuai standar UEFA dan FIFA, membawa pengalaman 16 musim di Premier League dan berbagai final internasional ke dalam reformasi sistemik.
Taylor memulai karier sebagai wasit pada 2002 dan mendapat lisensi FIFA pada 2013. Selama 16 musim di kasta tertinggi sepakbola Inggris, ia memimpin 433 pertandingan Premier League, dua final Piala FA, final Liga Europa, Piala Dunia Antarklub, UEFA Nations League, dan dua edisi Piala Dunia—termasuk edisi 2026 yang menjadi penutup karier lapangannya. Keputusannya bergabung dengan TFF datang di tengah krisis besar: pada Oktober 2025, investigasi mengungkap 371 dari 571 wasit aktif di Turki memiliki akun taruhan, dengan 152 di antaranya terbukti melanggar aturan FIFA dan UEFA. Skandal ini memicu gelombang reformasi nasional, dan kehadiran Taylor dianggap sebagai langkah krusial untuk memulihkan kredibilitas perwasitan Turki.
Dalam pernyataannya yang dirilis talkSport, Taylor menyatakan, “Mulai hari ini, saya akan menjalani peran sebagai konsultan dengan jabatan Director of Elite Refereeing di Federasi Sepakbola Turki. Setelah memimpin pertandingan di level tertinggi kompetisi domestik dan internasional, saya menyambut baik kesempatan untuk membawa pengalaman tersebut ke peran yang berfokus pada pengembangan strategis dan teknis perwasitan elite di Turki.” Ia menekankan komitmennya untuk bekerja bersama tim TFF dalam membangun sistem perwasitan yang transparan, profesional, dan berintegritas.















