Sumbawanews.com,- Sebuah bus rombongan wisata religi mengalami tabrakan hebat dengan truk di Jalan Tol Lima Puluh–Indrapura, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, pada Senin (22/6/2026), menewaskan tujuh orang dan melukai belasan penumpang lainnya. Kejadian itu terjadi saat bus Travel Darma Putra yang membawa 20 penumpang dari Kota Tanjungbalai sedang menuju destinasi ziarah di Kabupaten Langkat.
Menurut keterangan resmi, empat korban tewas langsung di lokasi kecelakaan. Tiga lainnya, termasuk sopir bus, meninggal setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batu Bara. Sebagian besar korban luka-luka masih dirawat di rumah sakit setempat, dengan kondisi sebagian di antaranya kritis.
Dua jenazah pasangan suami istri korban telah tiba di rumah duka di Jalan Lingkar, Tanjungbalai, disambut haru oleh keluarga dan warga yang berduka. Camat Teluk Nibung, Darwansyah, mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas bertambah menjadi tujuh orang setelah dua korban lainnya meninggal pada sore dan malam hari setelah kejadian.
Kendaraan yang mengangkut jemaah religi itu diduga kehilangan kendali saat melaju di jalur tol, lalu menabrak bagian belakang truk yang melaju lebih lambat. Petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan kelelahan sopir, kondisi kendaraan, atau faktor cuaca.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan transportasi umum, terutama dalam perjalanan jarak jauh yang melibatkan kelompok rentan seperti jemaah ziarah. Pemerintah daerah dan otoritas transportasi diminta segera meninjau ulang standar operasional kendaraan wisata religi, termasuk pemeriksaan berkala dan jam operasional sopir.
Keluarga korban kini berduka, sementara masyarakat menggelar doa bersama untuk para korban dan mendoakan kesembuhan bagi yang masih dirawat.















