Sumbawanews.com,- Jakarta –
Rute TransJakarta D21 dan 4B kembali beroperasi normal setelah jalan amblas di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, ditutup sementara dengan pelat baja. Kondisi lalu lintas yang sempat terganggu sejak kemarin, kini mulai pulih, dengan kendaraan umum maupun pribadi kembali melintas tanpa hambatan signifikan.
Pantauan di lokasi pada Jumat (29/5) sore, petugas Dishub dan kepolisian telah membuka kembali arus lalu lintas penuh sejak pukul 15.20 WIB. Meski pelat baja telah dipasang sebagai solusi darurat, pengendara masih diminta berhati-hati saat melintas di titik yang sempat ambles selama sekitar tiga meter tersebut.
Dalam pernyataan resminya, TransJakarta memastikan tidak ada lagi pengalihan rute untuk D21 (Lebak Bulus–UI Depok) dan 4B (Manggarai–UI). “Rute kini berjalan normal tanpa perubahan,” tulis akun resmi TransJakarta di X, dikutip detikcom.
Pemulihan ini menjadi langkah awal dari upaya perbaikan permanen yang akan dimulai malam hari ini. Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan bahwa kerusakan jalan diduga berasal dari kegagalan struktur saluran air lama di bawah permukaan jalan. “Infrastruktur ini sudah tua, dan intensitas hujan tinggi mempercepat kerusakan,” ujarnya.
Untuk penanganan jangka panjang, SDA akan mengganti saluran lama dengan box culvert beton berukuran 2×2 meter dan panjang 16 meter. Pekerjaan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, dengan jadwal pelaksanaan di malam hari guna meminimalisir gangguan terhadap mobilitas warga. Jalan Lenteng Agung, yang menjadi koridor utama penghubung Jakarta Selatan dengan Depok, termasuk salah satu ruas paling padat di Jabodetabek.
“Kami prioritaskan keselamatan pengguna jalan dan kualitas konstruksi. Pekerjaan malam hari memungkinkan kami bekerja lebih optimal tanpa menambah kemacetan,” tambah Santo.
Pengaturan lalu lintas tetap diberlakukan di sekitar lokasi pekerjaan, dengan petugas ditempatkan untuk mengarahkan kendaraan dan memastikan tidak ada insiden selama proses perbaikan berlangsung.
Sebelumnya, jalan amblas sempat membuat ratusan penumpang TransJakarta terlantar, dan arus kendaraan dari arah Depok menuju Jakarta mengalami kemacetan panjang. Kini, dengan kembalinya kelancaran lalu lintas, masyarakat kembali bisa mengandalkan rute vital ini tanpa harus mencari alternatif yang lebih panjang.
Perbaikan permanen diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah jangka pendek, tapi juga mencegah kejadian serupa di masa depan—terutama di kawasan yang rentan terhadap banjir dan tekanan infrastruktur lama.















