Home Berita SPKKL Natuna Bakamla RI Resmi Terinventarisasi BMN 2018

SPKKL Natuna Bakamla RI Resmi Terinventarisasi BMN 2018

sumbawanews.com,- Gerakan “Ayo Inventarisasi BMN 2018” secara resmi menginventarisasi Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Natuna, yang berlokasi di Jl. Datuk Kaya Wan Mohd, Kel. Bukit Senubing, Kec. Ranai, Natuna, beberapa waktu lalu.

Tim terdiri dari Staf Biro Sarana dan Prasarana, antara lain Ardian Noverianto, Muhammad Eros Julian, dan Afiv Sahdaniar. Jarak tempuh yang terbilang cukup jauh, dan medan yang dilalui terbilang sulit, tidak menyurutkan semangat inventarisasi BMN di SPKKL Natuna.

Gerakan “Ayo Inventarisasi BMN 2018” ini merupakan salah satu program prioritas Bakamla RI di tahun ini. Pengawak SPKKL Natuna, Sri Yanto, dan Fredy Wiratama, S.T., cukup aktif dalam membantu kelancaran proses inventarisasi BMN.

Sasaran inventarisasi BMN mengacu pada peralatan administrasi, seperti komputer dan peralatan pendukung lainnya, long range camera, dan Automatic Identification System (AIS) Radar. Karena peralatan itulah yang digunakan sebagai standar kelengkapan operasional SPKKL Bakamal RI.

Dengan adanya kegiatan inventarisasi BMN, mencerminkan pula pentingnya aspek perawatan dan pemeliharaan peralatan, agar dapat terus digunakan sebagaimana mestinya guna melakukan aktifitas keamanan dan keselamatan laut.

Gerakan “Ayo Inventarisasi BMN 2018” sesuai rencana masih akan terus berlangsung sampai dengan penghujung tahun 2018. Diharapkan gerakan ini dapat memberikan perubahan positif, khususnya dalam tertib administrasi BMN yang dimiliki oleh Bakamla RI. (Mad/Puspen TNI)

Previous articleDirektur Operasi Laut Bakamla RI Gelar Kaji Ulang Operasi Bersama 2018
Next articlePanglima TNI : Kejurnas Karate Piala Panglima TNI Sebagai Wadah Penyiapan Atlet TNI
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik