Home Berita Nasional Remaja Bogor Diamankan Usai Rencanakan Tawuran Live di IG

Remaja Bogor Diamankan Usai Rencanakan Tawuran Live di IG

Sumbawanews.com,- Sekelompok remaja di Kecamatan Parung, Bogor, gagal melancarkan rencana tawuran setelah polisi mengamankan tiga orang pelaku sebelum aksi berlangsung. Ketiganya diduga berencana menyebarkan aksi kekerasan itu secara langsung melalui akun Instagram sebagai konten viral.

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, mengungkapkan bahwa informasi awal tentang rencana tawuran diterima oleh petugas pada Selasa malam (16/6/2026). Tim langsung bergerak cepat ke lokasi yang disebutkan dalam percakapan media sosial, dan berhasil membubarkan kelompok remaja itu sebelum bentrok terjadi.

“Mereka tidak hanya berencana bertengkar, tapi ingin menjadikan tawuran itu sebagai konten hiburan. Ada niatan untuk live streaming agar mendapat perhatian di media sosial,” ujar Maman, Rabu (17/6/2026).

Tiga remaja yang diamankan berusia antara 16 hingga 18 tahun. Mereka dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan mendalam. Selain itu, petugas juga menyita tiga ponsel pintar dan satu sepeda motor yang diduga digunakan untuk mobilitas dan perekaman aksi.

Polisi menduga, rencana tersebut dirancang melalui grup chat dan saling berjanji lewat media sosial. Bahkan, salah satu pelaku disebut telah membuat akun khusus untuk menyiarkan aksi tersebut, dengan mempromosikan janji pertemuan di lokasi tertentu.

“Ini bukan sekadar tawuran biasa. Ini adalah bentuk eksploitasi kekerasan untuk mendapatkan likes, komentar, dan follower. Ini sangat berbahaya bagi mentalitas generasi muda,” tegas Maman.

Kasus ini menjadi sorotan karena semakin maraknya tren remaja yang menjadikan kekerasan sebagai konten digital. Polisi menyatakan akan memperdalam penyelidikan terhadap siapa saja yang terlibat dalam perencanaan, termasuk pihak-pihak yang mendukung atau menyebarkan ajakan tawuran di platform lain.

Barang bukti ponsel kini sedang dianalisis oleh tim digital forensik untuk menelusuri riwayat percakapan, video prarencana, dan daftar kontak yang terlibat. Pihak kepolisian juga berencana bekerja sama dengan pihak Instagram untuk mengidentifikasi akun yang digunakan.

Pemantauan terhadap aktivitas remaja di media sosial akan diperketat di wilayah Jabodetabek, menyusul kejadian serupa yang pernah terjadi di Ciseeng dan sekitarnya beberapa pekan lalu.

Masyarakat diminta untuk tidak menyebarluaskan konten serupa, sekaligus melaporkan jika menemukan ajakan kekerasan yang dipromosikan secara daring. “Jangan jadi penonton pasif. Kalau lihat ada yang rencanakan tawuran di IG, langsung lapor. Jangan ditunggu sampai ada korban,” imbau Maman.

Ketiga remaja kini ditahan sementara dan akan diproses sesuai hukum, dengan pertimbangan bahwa perbuatan mereka tidak hanya melanggar ketertiban umum, tetapi juga berpotensi menginspirasi tindakan serupa di kalangan remaja lain.

Previous articleModi Akan Kunjungi Indonesia Pertengahan 2026
Next articleGenerasi Muda Harus Kuasai AI, Bukan Hanya Pakai
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.