Home Berita Nasional Rekayasa Lalin Diperketat Jelang Haul Akbar Ulama Betawi di Monas

Rekayasa Lalin Diperketat Jelang Haul Akbar Ulama Betawi di Monas

Sumbawanews.com,- Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersiap menggelar rekayasa lalu lintas menyusul penyelenggaraan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 di Monumen Nasional. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026, pukul 17.00–22.00 WIB, diprediksi menarik puluhan ribu jemaah, sehingga pihak Dishub memperkuat strategi pengaturan arus kendaraan demi menjaga kelancaran mobilitas warga.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengungkapkan bahwa 88 petugas akan dikerahkan secara strategis di sejumlah titik kritis sekitar Monas. Mereka bertugas mengatur arus lalu lintas, memberikan informasi real-time kepada pengendara, serta mengantisipasi kemacetan akibat peningkatan volume kendaraan menjelang dan sesudah acara. “Kami menerapkan rekayasa situasional, bukan penutupan total. Tujuannya jelas: memastikan ibadah berjalan khidmat tanpa mengganggu pergerakan masyarakat sehari-hari,” ujar Budi, Rabu (17/6/2026).

Untuk menampung ribuan kendaraan yang datang, Dishub telah menyiapkan delapan lokasi kantong parkir di sekitar kawasan Monas. Lokasi tersebut meliputi Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Danareksa, dan Gedung Indosat. Total kapasitas parkir mencapai 1.840 unit mobil dan 3.180 sepeda motor, dengan sistem pengaturan berbasis zona untuk meminimalkan antrean.

Rekayasa lalu lintas akan fokus pada Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara, khususnya pada ruas yang menghubungkan arah barat (Tanah Abang) dan utara (Kota) menuju timur (Senen). Jalur ini akan dialihkan sementara, dengan rute alternatif dipasang di sepanjang jalan protokol terdekat. Petugas juga akan mengoptimalkan penerapan sistem one-way di beberapa ruas jalan sekunder untuk mengurangi titik konflik.

Selain itu, Dishub bekerja sama dengan Dinas Transjakarta dan operator transportasi umum lainnya untuk meningkatkan frekuensi layanan bus dan menyediakan shuttle khusus dari titik-titik strategis seperti Stasiun Gambir dan Bundaran HI. Tujuannya, mendorong masyarakat menggunakan angkutan umum demi mengurangi tekanan terhadap infrastruktur jalan.

Pemantauan lalu lintas akan dilakukan secara real-time melalui sistem CCTV dan koordinasi dengan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Dishub. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi terkini melalui akun resmi Dishub DKI dan aplikasi JAKI, serta menghindari penggunaan kendaraan pribadi jika tidak mendesak.

Haul Akbar ini menjadi salah satu perhelatan keagamaan terbesar di Jakarta yang memadukan tradisi Betawi dengan nuansa spiritual lintas generasi. Dengan persiapan matang, Dishub berharap acara berjalan aman, tertib, dan tetap menjaga kekhusyukan para jemaah.

Previous articleEksekusi Hotel Sultan Besok, Sengketa Tanah Masuki Babak Penentu
Next articleCekcok Sepele Berujung Pengeroyokan di Bogor
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.