Home Berita Nasional Piala Dunia 2026 Dimulai, Polri Gelar Nobar Serentak di Seluruh Indonesia

Piala Dunia 2026 Dimulai, Polri Gelar Nobar Serentak di Seluruh Indonesia

Sumbawanews.com,- Demam sepak bola dunia resmi menyelimuti Nusantara sejak laga pembuka Piala Dunia 2026 bergulir pada Jumat dini hari. Di Lapangan Bhayangkara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ratusan warga memadati area nonton bareng (nobar) yang digelar oleh Kepolisian Republik Indonesia. Mereka menyaksikan secara langsung pertandingan antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan, yang berakhir dengan kemenangan telak 4-1 bagi tim tuan rumah.

Antusiasme masyarakat tak hanya terlihat di ibu kota. Di puluhan kota besar hingga kabupaten terpencil, Polri secara serentak membuka 1.200 titik nobar, mulai dari alun-alun kota hingga halaman kantor polsek. Setiap lokasi dilengkapi dengan layar lebar, sound system berkualitas, dan pengamanan ketat dari personel kepolisian setempat. Tujuannya jelas: memastikan masyarakat bisa menikmati pesta bola terbesar di dunia dengan aman, tertib, dan penuh kegembiraan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang turut hadir di lokasi utama Jakarta, menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar pengamanan, tapi bentuk kepedulian negara terhadap semangat kebersamaan yang dibangun oleh sepak bola. “Ini bukan hanya soal pertandingan, tapi tentang persatuan. Di tengah keragaman, bola bisa menyatukan kita,” ujarnya di sela-sela acara.

Di luar Jakarta, suasana tak kalah meriah. Di Surabaya, ribuan warga memadati Taman Bungkul sambil membawa bendera Merah-Putih dan kostum timnas. Di Makassar, para pelajar berbondong-bondong menyaksikan laga dari tenda-tenda yang disiapkan oleh Polres setempat. Sementara di Papua, masyarakat adat ikut merayakan dengan tarian tradisional sebelum pertandingan dimulai.

Pengamanan dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan lebih dari 50.000 personel di seluruh wilayah Indonesia. Selain pengawasan di lokasi nobar, Polri juga memperketat patroli di jalanan, pusat perbelanjaan, dan titik-titik keramaian lainnya untuk mencegah aksi kriminalitas atau kerusuhan yang kerap menyertai ajang besar.

Laga pembuka yang berlangsung di Estadio Azteca, Meksiko, menjadi pembuka spektakuler bagi turnamen yang akan berlangsung hingga 19 Juli mendatang. Tiga negara tuan rumah—Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada—menjadi tuan rumah bersama, dengan 104 pertandingan di 16 kota berbeda. Indonesia, meski bukan peserta, menjadi salah satu pusat nobar terbesar di Asia Tenggara.

Kementerian Komunikasi dan Informatika juga turut mendukung dengan memastikan akses streaming resmi dari FIFA tersedia secara gratis di platform digital nasional, sehingga masyarakat di daerah terpencil tetap bisa menikmati pertandingan tanpa hambatan.

Dengan semangat “Bersama Kita Menyaksikan Sejarah”, Polri mengklaim bahwa nobar serentak ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Piala Dunia di Indonesia—bukan hanya karena skalanya, tapi karena keberhasilannya menyatukan jutaan hati dari Sabang sampai Merauke dalam satu momen yang tak terlupakan.

Previous articleWalhi Tolak PLTSa: Solusi Sampah atau Perpanjangan Krisis?
Next articleKorsel dan Ceko Bertemu di Pembukaan Grup A
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.