Sumbawanews.com,- Jakarta – Juru Bicara PDIP Guntur Romli menyatakan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mampu meningkatkan elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meski menjadi Ketua Dewan Pembina.
Guntur menilai Jokowi gagal membawa PSI masuk ke parlemen saat masih menjabat presiden. “Logikanya sederhana, saat jadi presiden saja tidak bisa membawa PSI ke parlemen, apalagi sekarang,” ujarnya, Selasa (26/5).
PDIP juga menyoroti status PSI sebagai partai terbuka yang memungkinkan siapa pun menjadi pemimpin. Menurut Guntur, hal ini menunjukkan PSI lebih fokus pada kepentingan pragmatis daripada ideologi.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus membenarkan rencana pengangkatan Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina. Ia menyatakan keputusan final berada di tangan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Bestari menegaskan dukungan Jokowi terhadap PSI sudah jelas sejak Kongres partai di Solo pada Juli 2025 lalu. PSI optimistis kehadiran Jokowi akan memperkuat posisi partai di peta politik nasional.















