Home Berita Nasional Ledakan Amunisi TNI di Madiun, Tambah Daftar Insiden Mematikan

Ledakan Amunisi TNI di Madiun, Tambah Daftar Insiden Mematikan

Sumbawanews.com,- Gudang amunisi TNI AD di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada Kamis, 16 Juli 2026, saat prajurit sedang melakukan pemeriksaan dan perawatan material amunisi. Insiden itu menewaskan satu prajurit, melukai empat orang secara serius, dan dua lainnya mengalami luka ringan. Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Donny Pramono mengonfirmasi kejadian tersebut, namun penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan tim khusus.

Kejadian ini menjadi insiden terbaru dalam serangkaian ledakan amunisi di gudang militer sejak 2024. Pada 30 Maret 2024, gudang amunisi kedaluwarsa milik Kodam Jaya di Bogor meledak tanpa korban jiwa. Pada 4 Maret 2024, ledakan bom mortir terjadi di Markas Satuan Brimob, Subden Jibom Datasemen Gegana, Surabaya, saat anggota sedang memusnahkan bahan peledak temuan, melukai 10 personel. Paling mematikan terjadi pada 12 Mei 2025 di Pusat Amunisi III, Garut, Jawa Barat, saat pemusnahan amunisi tidak layak pakai menewaskan 13 orang—empat prajurit TNI AD dan sembilan warga sipil yang diduga membantu proses pemusnahan.

Lokasi pemusnahan di Garut berada di lahan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam, yang rutin digunakan militer untuk penghancuran bahan peledak. Warga setempat mengaku sering terlibat dalam kegiatan itu, yang biasa dilakukan tiga hingga empat kali setahun.

Previous articleSamsung Siap Luncurkan One UI 9 Bersama Galaxy Z Fold 8 pada 22 Juli 2026
Next articleJulian Alvarez Tegaskan Tetap di Atletico Madrid, Barca Gagal Boyong Bintang Argentina