Sumbawanews.com,- Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Prancis setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Senegal di Stadion MetLife, New Jersey, pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026. Dengan gol-gol tersebut, total golnya untuk tim nasional mencapai 58 dari 99 penampilan sejak debut pada 2017, melewati rekor legenda Olivier Giroud yang selama ini memegang rekor dengan 57 gol.
Dua gol Mbappe tidak hanya mengantarkan Les Bleus menang tipis, tetapi juga menempatkannya di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, menyamai legenda Jerman Gerd Müller. Kini, ia hanya butuh tiga gol lagi untuk menggeser rekor tertinggi yang dipegang oleh Miroslav Klose—16 gol dalam 24 penampilan.
Berusia 27 tahun dan sudah tiga kali tampil di Piala Dunia (2018, 2022, dan 2026), Mbappe telah mencatatkan 14 gol dari 15 laga di ajang empat tahunan itu. Dengan Prancis masih menyisakan dua pertandingan fase grup melawan Irak dan Norwegia, serta peluang melaju jauh di turnamen, ambisi Mbappe untuk menjadi top scorer Piala Dunia sepanjang masa tampak semakin nyata.
Pelatih Didier Deschamps menyebut kehadiran Mbappe sebagai “kunci ofensif” yang tak tergantikan, sementara rekan satu timnya, Aurélien Tchouaméni, mengatakan, “Dia bukan sekadar penyerang—dia adalah sejarah yang sedang ditulis.”
Jika ia mampu mencetak tiga gol lagi di turnamen ini, Mbappe akan menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang menguasai rekor gol sekaligus menjadi pemain termuda yang mencapai 60 gol untuk tim nasionalnya. Di tengah gemuruh suporter di seluruh dunia, nama Kylian Mbappe kini tak lagi sekadar simbol kecepatan dan kehebatan teknis—tapi juga simbol keabadian dalam sejarah sepak bola.















