Home Berita Nasional Jemaah Haji Bangkalan Terlambat Terima Makanan di Mina

Jemaah Haji Bangkalan Terlambat Terima Makanan di Mina

Sumbawanews.com,- Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengakui adanya keterlambatan distribusi makanan bagi jemaah haji asal Bangkalan, yang tergabung dalam kelompok terbang SUB-72, pada Rabu, 27 Mei 2026, di kawasan Mina. Keterlambatan ini terjadi bukan karena kekurangan pasokan, melainkan karena kesalahan prosedur dalam mekanisme serah terima logistik.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menjelaskan bahwa makanan yang seharusnya diserahkan kepada petugas pengawas konsumsi di Markaz 71 justru diletakkan langsung oleh pihak syarikah di tengah gang tanpa pemberitahuan resmi atau dokumen tanda terima. Akibatnya, petugas tidak bisa memastikan rombongan mana yang sudah menerima makanan dan mana yang belum, sehingga terjadi kebingungan di lapangan.

Untuk memastikan semua jemaah terpenuhi haknya, tim pengawas konsumsi harus melakukan verifikasi satu per satu ke setiap tenda. Proses ini memakan waktu hingga sore hari, saat seluruh jemaah akhirnya menerima makanan. Ichsan menegaskan, tidak ada satupun jemaah yang kelaparan—hanya saja, distribusi yang seharusnya teratur menjadi kacau karena kelalaian administratif.

Pihak kementerian langsung mengambil langkah korektif dengan meminta syarikah penyedia logistik untuk memperbaiki prosedur distribusi. “Kami menekankan agar setiap penyerahan makanan wajib melalui petugas pengawas, dengan catatan serah terima yang jelas dan terdokumentasi,” ujar Ichsan. Langkah ini bertujuan mencegah kejadian serupa terulang pada fase-fase layanan berikutnya, terutama saat jemaah menjalani ritual wukuf dan lempar jumrah.

Kementerian juga memuji respons cepat petugas di lapangan yang bekerja tanpa henti demi memastikan kebutuhan dasar jemaah terpenuhi. “Ini bukan hanya soal makanan, tapi soal kepercayaan. Jemaah datang dengan hati yang suci, dan kita wajib menjaga kenyamanan mereka sekecil apa pun,” tambah Ichsan.

Kejadian ini menjadi pelajaran penting dalam penyelenggaraan haji 2026, yang secara keseluruhan dinilai lebih terorganisir dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun, kegagalan kecil di level operasional tetap menjadi pengingat bahwa kesempurnaan layanan hanya bisa dicapai melalui disiplin prosedur, bukan hanya niat baik.

Previous articleJokowi Ikut Joget Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng
Next articlePresiden Prabowo Ucapkan Selamat Waisak di Candi Borobudur
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik