Sumbawanews.com,- Dishub DKI Jakarta menyiapkan enam kantong parkir strategis untuk mengatasi lonjakan kendaraan menjelang penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2026. Acara tahunan yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran dari 11 Juni hingga 12 Juli mendatang diprediksi menarik ratusan ribu pengunjung, sehingga pengelolaan lalu lintas menjadi prioritas utama.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa pihaknya telah merancang sistem parkir terintegrasi di sekitar kawasan pameran. Enam lokasi parkir resmi yang disiapkan meliputi Blok B-7, Blok B-14, Blok C-3, Blok C-4, MGK Mall, serta area parkir dalam kompleks JIEXPO Kemayoran. Total kapasitas parkir mencapai 4.967 unit kendaraan roda empat dan 5.650 unit roda dua—angka yang dirancang untuk menyerap arus kendaraan tanpa mengganggu kelancaran jalan utama.
“Jakarta Fair selalu menjadi magnet bagi masyarakat, bukan hanya dari Jakarta, tapi juga dari sekitar Jabodetabek. Kami tidak ingin kemacetan menjadi penghalang bagi kebahagiaan pengunjung,” ujar Budi, Minggu (14/6/2026).
Selain kantong parkir, Dishub DKI juga menyiapkan rute alternatif, peningkatan petugas lalu lintas, dan koordinasi intensif dengan Polrestro Jakarta Pusat untuk mengatur arus lalu lintas dari arah Tol Jakarta–Cikampek, Jalan Letjen S. Parman, hingga Jalan Pemuda. Petugas akan ditempatkan di titik-titik krusial mulai pukul 14.00 WIB hingga tengah malam, saat arus kendaraan paling padat.
Pihaknya mengimbau pengunjung untuk memanfaatkan transportasi umum seperti TransJakarta, KRL, dan layanan shuttle bus gratis yang tersedia dari beberapa titik penjemputan di sekitar Jakarta. “Parkir liar di bahu jalan tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tapi juga berisiko menimbulkan kecelakaan. Kami akan melakukan penegakan hukum tegas terhadap pelanggar,” tegas Budi.
Pengelola acara juga mengonfirmasi bahwa Jakarta Fair 2026 akan menampilkan lebih dari 1.500 peserta dari berbagai sektor—mulai UMKM, industri otomotif, hingga kuliner tradisional—dengan estimasi nilai transaksi mencapai Rp8 triliun, melampaui capaian tahun sebelumnya.
Dengan infrastruktur parkir yang diperluas dan strategi lalu lintas yang matang, Pemprov DKI berkomitmen menjadikan Jakarta Fair 2026 sebagai perhelatan yang tidak hanya ramah pengunjung, tapi juga ramah lalu lintas.

















