Sumbawanews.com,- Jakarta – Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat untuk pemerataan pendidikan di daerah terpencil. Proyek ini melibatkan tujuh BUMN Karya dengan target penyelesaian 20 Juni 2026.
Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyatakan pembangunan telah mencapai 62,19% di 86 lokasi dengan melibatkan 67.542 pekerja. “Sekolah Rakyat harus menjadi simbol hadirnya negara dalam membuka akses pendidikan,” ujarnya.
Pembangunan difokuskan pada penguatan pendanaan, monitoring proyek, dan aspek legal. BP BUMN juga mendorong sinergi antar-BUMN untuk memastikan kualitas pembangunan terjaga.
Proyek ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan menyediakan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas di berbagai daerah.















