Home Berita Nasional Banjir Bandang di Nepal-Tibet Tewaskan 472 Orang, Ribuan Masih Hilang

Banjir Bandang di Nepal-Tibet Tewaskan 472 Orang, Ribuan Masih Hilang

Sumbawanews.com,- Banjir bandang yang melanda wilayah utara dan tengah Nepal pada Rabu, 26 Agustus 2026, menewaskan 472 orang, dengan lebih dari seribu orang masih dilaporkan hilang. Korban tewas tercatat sebanyak 469 orang di Nepal, sementara tiga lainnya dikonfirmasi tewas di Daerah Otonom Xizang, China, yang dikenal sebagai Tibet. Hingga Kamis malam, 27 Agustus 2026, sebanyak 667 orang di Nepal dan lebih dari 550 orang di Tibet belum diketahui keberadaannya, termasuk ratusan wisatawan asing.

Bencana yang dipicu oleh hujan lebat dan tanah longsor itu menghanyutkan permukiman sepanjang sungai Bhotekoshi dan Trishuli, menghancurkan jembatan, jalan, dan infrastruktur vital yang memutus akses ke daerah-daerah terpencil. Tim pencarian dan penyelamatan yang terdiri dari tentara, polisi, dan pasukan bersenjata Nepal terus bergerak, diperkuat dengan helikopter untuk mengevakuasi penyintas di wilayah yang terisolasi. Pencarian intensif dilakukan di sepanjang tepian sungai dan permukiman hilir, sementara otoritas terus memverifikasi keberadaan wisatawan yang berada di distrik Rasuwa, Nuwakot, dan Dhading saat bencana terjadi.

Kerusakan parah pada jalur transportasi mempersulit upaya bantuan, memperpanjang masa tunggu bagi korban yang terjebak dan memperlambat distribusi logistik. Pemerintah Nepal dan China masih berkoordinasi untuk memperbarui data korban dan memperluas operasi penyelamatan.

Previous articleIsrael Tewaskan Tiga Anggota Keluarga Sama di Gaza
Next articleMohamed Salah Gagal Bawa Trabzonspor ke Liga Europa, Pelatih Tawarkan Mundur