Home Berita Nasional 1.000 Siswa-siswi SMK Ikuti Gelombang 2 Korps Kadet Republik Indonesia di Batalyon...

1.000 Siswa-siswi SMK Ikuti Gelombang 2 Korps Kadet Republik Indonesia di Batalyon 13 Kopassus, Bogor

Bogor – Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) kembali digelar sebagai wujud komitmen TNI dalam membina generasi muda berkarakter. Sebanyak 1.000 siswa-siswi SMK mengikuti Gelombang ke-2 program KKRI yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 September 2025, di Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Bogor, Jawa Barat.

 

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari gelombang pertama yang sukses terselenggara sebelumnya. Melalui program KKRI, para peserta mendapat pembekalan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta latihan dasar Bela Negara. Tujuannya adalah membentuk generasi muda yang tangguh, cinta tanah air, serta siap menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa.

 

KKRI hadir sebagai wadah pembinaan karakter kebangsaan bagi generasi muda Indonesia, khususnya para pelajar, agar tumbuh menjadi kader bangsa yang memiliki nasionalisme tinggi, disiplin, dan berintegritas. Kehadiran Kopassus sebagai penyelenggara memberikan nuansa pembelajaran khas, yang menekankan pada kedisiplinan, kebersamaan, serta keberanian menghadapi tantangan.

 

Program KKRI dirancang bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan berkesinambungan. Setelah sukses dengan gelombang pertama dan kedua, TNI memastikan program ini akan terus berlanjut dengan gelombang-gelombang berikutnya. Hal ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung pemerintah membangun generasi muda yang kuat, tangguh, serta siap menjaga kedaulatan bangsa dan negara.

Previous articleDemi Kelancaran Tugas di Wilayah, Dandim Gelar Jam Komandan Kepada Seluruh Anggota Kodim 1714/Puncak Jaya
Next articleMabes TNI Pererat Silaturahmi dengan Sesepuh Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik