Sumbawa Besar, sumbawanews.com – KPU Kabupaten Sumbawa tetap melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Untuk memfalidasi dan memverifikasi data pemilih hasil sinkronisasi data antara Kemendagri (Disdukcapil) Badan Pusat Statistik (BPS) dan BPJS.
Baca Juga: KPU Apresiasi Peran Pers Selama Proses Pilkada
“Data ini diturunkan untuk kita verifikasi ulang. Sandingannya itu data pilkada kemarin,” kata Handono, Kadiv Perencanaan, Data Dan Informasi KPU Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya, Rabu (20/08).
Diungkapkan, pemutakhiran mencakup penduduk keluar, pindah masuk, pemilih baru, meninggal dunia. “Kita tetap melakukan pemutakhiran data pemilih sampai trimester ke IV,” jelasnya.
Dijelaskan, KPU Kabupaten Sumbawa telah memverifikasi factual terkait data meninggal hasil sinkronisasi Disdukcapil BPS dan BPJS. “Bersama Bawaslu, kami menemukan ada beberapa data yang masih tidak sesuai,” jelasnya, juga menambahkan, misalnya data yang turun dinyatakan telah meninggal, namun hasil verifikasi masih hidup, dan sebaliknya.
Disebutkan, dari verifikasi diketahui, DPT Triwulan II sebanyak 378.164 orang. Dengan rincian 185.379 laki-laki dan 192.785 perempuan. “Kalau kemarin pemutakhiran dilakukan oleh Pantarlih door to door. Tapi sekarang oleh komisioner dan staf di kesekrateriatan yang turun ke lapangan. Sekarang kita menggunakan metode Coktas (Coklit Terbatas),” kata dia. (Using)















