Home Berita Kopi Sumbawa Berpeluang Tembus Pasar Internasional

Kopi Sumbawa Berpeluang Tembus Pasar Internasional

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa, melalui Kepala Bidang Sarana, Wirawan Margana mengungkapkan, kopi sumbawa memiliki prospek pasar internasional. Dan saat ini telah memperoleh indikasi geografis, yaitu sertifikat tertinggi terhadap spesifik produk yang dikeluarkan oleh kemenkum yang melalui proses uji dan lainnya.

“Maka peluang pasar internasional besar. Maka kita berencana untuk mengembangkan kopi sumbawa untuk pasar internasonal,” ucap Wirawan Margana, di ruang kerjnya Rabu (26/11).

Baca Juga: Perkembangan Areal Tanam Tembakau Cukup Signifikan

Dijelaskan, karena kopi masuk pada proyek strategis nasional (PSN), sehingga pemda sumbawa berupaya mengusulkan kopi sumbawa ke Kementerian untuk dapat menjadi Lokasi pengembangan proyek stratgis nasional Kopi. “Proposal sudah kami susun, sudah kami buat. Nanti akan kami serahkan ke pak bupati,” jelasnya.

Dikatakan, kopi sumbawa masih identic dengan satu varian, yakni kopi robusta. Dan masih relative lebih mudah pengembangannya karena dapat tumbuh dibawah 800 MDPL. “4000 ribu hektar saat ini yang eksistingnya, itu akan terus dikembangkan. Tahun ini 150 hektar dari Kementerian dibantu untuk pengembangan, dan bibitnya segera akan datang dari Kementerian,” katanya.

Dan hingga saat ini, petani kopi di Kabupaten Sumbawa masih menggunakan pola pemeliharaan tradisonal dan turun temurun serta bersifat organic. “Memang produktivitasnya rendah, tapi nilai jualnya tinggi. Kalaupun ada pemupukan, itu menggunakan pupuk organic yang diolah sendiri oleh petani. Sebelumnya pernah ada pelatihan yang diberikan oleh bank Indonesia untuk pembuatan pupuk organic,” jelasnya.

Ia mengakui, kendala yang dihadapi dalam pengembangan kopi saat ini, salah satunya belum mampu untuk menghasilkan benih sendiri. “Kita belum mampu memproduksi benih dengan spesifik sendiri agar tidak mengihilangkan cita-rasa yang ada turun temurun. Belum ada pembibitan sendiri. Kami akan coba mengangkat kopi sebagai salah satu laboratorium lapangan bersama UNRAM. Dan didalamnya termasuk pembibitan,” ujarnya. (Using)

Previous articlePerkembangan Areal Tanam Tembakau Cukup Signifikan
Next articleSekda Ajak Semua Pihak Kerjasama Hadapi Bencana
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik