Addis Ababa, sumbawanews.com – Komisi Uni Afrika, Minggu (19/04) menyatakan keprihatinan mendalam dan mengutuk keras laporan tentang keputusan Israel untuk menunjuk seorang utusan diplomatik ke wilayah yang disebut “Somaliland.”
Baca Juga: Kutuk Kudeta Niger, Uni Afrika Minta Militer Pulihkan Otoritas Konstitusional Dalam 15 Hari
Komisi menegaskan kembali penghormatan teguh Uni Afrika terhadap kedaulatan, persatuan, dan integritas teritorial Somalia, sesuai dengan Undang-Undang Pendirian Uni Afrika dan hukum internasional. Uni Afrika tidak mengakui Somaliland sebagai negara merdeka.
Merujuk pada komunike pertemuan ke-1324 Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika pada tanggal 6 Januari 2026, Komisi menggarisbawahi bahwa pengakuan sepihak terhadap Somaliland adalah batal demi hukum dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut berisiko merusak stabilitas regional.
“Uni Afrika tetap berkomitmen untuk mendukung perdamaian, tata pemerintahan, dan kohesi nasional Somalia,” katanya.
Diketahui, kecaman juga dilontarkan oleh negara-negara lain. Baik timur-tengah maupun negara musim dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. (Using)















