Moskow, sumbawanews.com – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada konferensi pers tentang hasil diplomasi Rusia pada tahun 2025, Moskow, Selasa (20/01) mengatakan, tentang Venezuela, Kuba, dan Iran, jelas inkonsistensi tindakan pemerintahan Trump terkait keamanan internasional dan pendekatannya terhadap hukum internasional.
Baca Juga: DK PBB Bahas Iran, Rusia: Aib, Lelucon, Pertunjukan Murahan
Disebutkan, Presiden Trump, menanggapi pertanyaan terkait beberapa hari yang lalu, mengatakan bahwa ia tidak tertarik pada hukum internasional. dan bahwa semua norma perilaku di panggung internasional ditentukan oleh moralitasnya sendiri.
‘Ini adalah pernyataan yang menarik,” ucapnya.
Ditegaskan, rusia tidak pernah mengharapkan kesepakatan 100 persen dengan negara mana pun, termasuk negara tetangga terdekat. Kesepakatan seperti itu juga mustahil antara dua kekuatan nuklir terbesar, Federasi Rusia dan Amerika Serikat. (Using)















