Bamoko, sumbawanews.com – Jama’at Nusrat al-Islam wal-Muslimin (JNIM) – koalisi terafiliasi dengan Al-Qaeda di Afrika Barat, Minggu (26/04) menyatakan tanggung atas serangan menargetkan markas besar Presiden Mali, Assimi Goïta, markas besar Menteri Pertahanan Mali, Sadio Camara ,Bandara Internasional Modibo Keita di ibu kota Mali, dan lokasi militer di kota Kati.
Baca Juga: Kelompok Bersenjata Serang Beberapa Kota Mali
Diungkapkan, kelompok tersebut mengklaim berhasil menguasai sepenuhnya kota Mopti dan sebagian besar benteng tentara dan tentara bayaran di Sévaré dan Gao. Kota Kidal juga berhasil dikuasai setelah operasi yang diberkati dan sukses yang dilakukan oleh kelompok kami melawan tentara Mali dan tentara bayaran Legiun Rusia, dengan partisipasi mitra di FLA.
Kelompok Nusrat al-Islam wal-Muslimin juga mengumumkan, ingin menetralisir pihak Rusia dalam konflik tersebut, sebagai imbalan atas tidak menargetkan mereka dan berkoordinasi untuk membangun hubungan masa depan yang seimbang dan efektif. (Using)















