Doha, sumbawanews.com – Penasihat Perdana Menteri dan Juru Bicara Resmi Kementerian Luar Negeri Qatar, Dr. Majed bin Mohammed Al Ansari, Selasa (24/06) menyampaikan kecaman keras Negara Qatar atas serangan yang menargetkan Pangkalan Udara Al-Udeid oleh Garda Revolusi Iran. Dan menganggap sebagai pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Negara Qatar, wilayah udaranya, hukum internasional, dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Bac Juga: Kemhan Qatar Klaim Berhasil Cegat Rudal Iran
Ia menegaskan, Qatar berhak untuk menanggapi secara langsung dengan cara yang setara dengan sifat dan skala agresi yang kurang ajar ini, sesuai dengan hukum internasional.
Ia menekankan, kelanjutan dari tindakan militer yang meningkat seperti itu akan merusak keamanan dan stabilitas di kawasan, menyeretnya ke dalam situasi yang dapat menimbulkan konsekuensi bencana bagi perdamaian dan keamanan internasional, menyerukan penghentian segera semua tindakan militer dan untuk kembali secara serius ke meja perundingan dan dialog.
Dr Al Ansari mengatakan, Negara Qatar merupakan salah satu negara pertama yang memperingatkan bahaya eskalasi Israel di kawasan tersebut, dan secara konsisten menyerukan agar solusi diplomatik diprioritaskan serta menekankan pentingnya hubungan bertetangga yang baik dan menghindari eskalasi, menegaskan kembali bahwa dialog merupakan satu-satunya cara untuk mengatasi krisis saat ini dan memastikan keamanan kawasan serta perdamaian rakyatnya.
Penasihat Perdana Menteri dan Juru Bicara Resmi Kementerian Luar Negeri menambahkan bahwa pangkalan tersebut telah dievakuasi lebih awal, setelah tindakan pencegahan dan keamanan yang ditetapkan, mengingat ketegangan di wilayah tersebut. Semua langkah yang diperlukan telah diambil untuk memastikan keselamatan personel di pangkalan tersebut, termasuk anggota Angkatan Bersenjata Qatar, pasukan sekutu, dan lainnya, sambil memastikan bahwa tidak ada cedera atau korban manusia akibat serangan tersebut. (Using)















