Home Berita Internasional USS Abraham Lincoln Tertekan Usai 260 Hari di Laut, Iran Masih Bertahan

USS Abraham Lincoln Tertekan Usai 260 Hari di Laut, Iran Masih Bertahan

Sumbawanews.com,- Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper mengunjungi kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab pada Sabtu (15/8/2026), menyusul tekanan psikologis yang melanda awak kapal setelah 260 hari berturut-turut di laut tanpa singgah di pelabuhan. Pengerahan panjang ini dimulai sejak 21 November 2025, ketika kapal berangkat dari San Diego, lalu dialihkan ke Timur Tengah pada Januari 2026 menjelang dimulainya serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Sejak itu, USS Abraham Lincoln terus menjalani operasi intensif, dengan lebih dari 10.000 penerbangan pesawat tempur dan penggunaan 1,5 juta pon persenjataan, sementara lebih dari 240 hari berlalu tanpa mendarat di darat—rekor modern dalam sejarah Angkatan Laut AS.

Meski Cooper memuji ketangguhan 5.000 pelaut dan Marinir di atas kapal, serta menegaskan bahwa kasus kesehatan mental di USS Abraham Lincoln adalah yang paling rendah di antara 11 kapal induk aktif AS, laporan dari keluarga awak dan media militer seperti Navy Times dan Stars and Stripes mengungkapkan penurunan moral serta dugaan upaya bunuh diri di antara sejumlah pelaut. Angkatan Laut AS membantah adanya peningkatan keinginan bunuh diri atau percobaan bunuh diri, tetapi mengakui satu insiden pada awal Agustus di mana seorang pelaut jatuh ke laut dan berhasil diselamatkan, meski tidak mengonfirmasi apakah itu upaya bunuh diri. Kondisi hidup di kapal, kelelahan akibat pengerahan berkepanjangan, dan ketidakpastian durasi konflik menjadi faktor utama tekanan yang dialami awak.

Perang melawan Iran yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir membuat rencana awal pengembalian kapal pada Mei 2026 menjadi tak terwujud. USS Abraham Lincoln kini menjadi simbol ketahanan militer AS yang diuji bukan hanya oleh senjata musuh, tetapi juga oleh beban manusiawi dari perang yang tak kunjung usai. Iran, hingga kini, belum tumbang.

Previous articleMalaysia dan Singapura Terhambat di Semifinal Piala AFF 2026, Tugas Berat Menanti di Leg Kedua
Next articleSat-Set Menembus Daerah Terpencil, Infrastruktur Ubah Nasib Petani Sumut