Home Berita Internasional 70 Negara Walk Out, Sejumlah Negara Barat Bertahan Saat Netanyahu Berpidato di...

70 Negara Walk Out, Sejumlah Negara Barat Bertahan Saat Netanyahu Berpidato di PBB

Sumbawanews.com,- Pada Kamis, 26 September 2026, hampir 70 negara meninggalkan ruang sidang Majelis Umum PBB secara bersamaan saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidatonya. Aksi walkout ini menjadi bentuk protes massal terhadap operasi militer Israel di Gaza, kebijakan di Tepi Barat, serta serangan terhadap Lebanon dan Suriah. Sejumlah negara memilih mengirimkan perwakilan rendah atau tidak hadir sama sekali, sementara sebagian negara tetap mempertahankan delegasi penuh di dalam ruangan.

Negara-negara yang melakukan walkout meliputi Indonesia, Turki, Palestina, Tunisia, Suriah, Aljazair, Yaman, Mesir, Irak, Arab Saudi, Yordania, Iran, Qatar, Lebanon, Malaysia, dan Kuwait. Di luar kawasan Timur Tengah, delegasi dari Spanyol, Brasil, Peru, Kuba, Nigeria, Ghana, Libya, Bangladesh, Afghanistan, Oman, Niger, Madagaskar, Botswana, Bahama, Antigua dan Barbuda, serta Cabo Verde juga meninggalkan ruangan atau tidak hadir. Aksi ini terjadi di tengah kecaman internasional yang terus meningkat, termasuk laporan Komisi Penyelidik PBB pada September 2025 yang menyimpulkan Israel telah melakukan genosida di Gaza—tuduhan yang ditolak Israel. Netanyahu sendiri menjadi target surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional sejak 21 November 2024 atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Meski demikian, sejumlah negara Barat tetap mempertahankan kehadiran delegasinya. Amerika Serikat, Jerman, Argentina, Hungaria, Serbia, Ukraina, Ceko, dan Yunani seluruhnya hadir penuh. Inggris, Prancis, Irlandia, Belgia, dan Norwegia—meski hubungannya dengan Israel tengah tegang—juga memilih tetap berada di ruang sidang, demikian pula delegasi Uni Eropa. China, yang kerap mengkritik kebijakan Israel, hanya diwakili oleh satu diplomat. Uni Emirat Arab dan Bahrain, yang menormalisasi hubungan dengan Israel melalui Abraham Accords, juga tetap hadir. Negara-negara lain yang tetap berada di tempatnya antara lain Australia, Austria, Kanada, Portugal, Polandia, Denmark, Rumania, Slovakia, Estonia, Lituania, Luksemburg, Islandia, Azerbaijan, Kazakhstan, Meksiko, Kenya, dan El Salvador.

Kehadiran terbatas ini membuat sebagian besar ruang sidang Majelis Umum PBB tampak kosong saat Netanyahu melanjutkan pidatonya tanpa terganggu.

Previous articleWapang TNI Tinjau Kesiapan Yonif TP di Sumedang dan Majalengka
Next articlePresiden SBY dan JK Melayat ke Rumah Duka Guruh Soekarnoputra