Sumbawanews.com,- Jalur kereta api Akhalkalaki-Kars yang menghubungkan Turki, Armenia, Georgia, dan Azerbaijan resmi dibuka untuk perdagangan. Pembukaan ini dinilai sebagai langkah strategis Turki dalam meredakan ketegangan di wilayah Kaukasus Selatan yang telah bergolak selama puluhan tahun.
Serdar Kilic, perwakilan khusus Turki untuk normalisasi hubungan dengan Armenia, menyebut pembukaan jalur ini sebagai terobosan penting. Ia berharap proyek ini dapat memperkuat kerja sama regional dan mendorong stabilitas di kawasan.
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menyambut baik pembukaan jalur tersebut, menyebutnya sebagai peluang besar bagi perekonomian negaranya. Armenia kini memiliki akses ke pasar Rusia, China, dan Uni Eropa melalui jaringan rel ini.
Proyek ini dipandang sebagai simbol rekonsiliasi di Kaukasus Selatan, wilayah yang kerap dilanda konflik perbatasan dan geopolitik. Turki berperan sebagai penghubung strategis antara Eropa dan Timur Tengah melalui inisiatif infrastruktur ini.















