Sumbawanews.com,- Indonesia dan Australia secara resmi meluncurkan Katalis 2.0 pada Senin, 13 Juli 2026, di Jakarta, sebagai lanjutan dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA). Inisiatif ini bertujuan memperkuat perdagangan dua arah, meningkatkan investasi, serta membuka potensi ekonomi kedua negara melalui kolaborasi praktis antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga ekonomi. Peluncuran dilakukan oleh Asisten Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia, Matt Thistlethwaite MP, bersama Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, didampingi perwakilan pemerintah dan pemimpin bisnis dari kedua negara.
Thistlethwaite menegaskan bahwa Indonesia adalah salah satu mitra ekonomi terdekat Australia, dan kerja sama ini akan menciptakan lebih banyak peluang bagi dunia usaha, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mewujudkan kemakmuran bersama. Dyah Roro menambahkan bahwa Indonesia berkomitmen memperluas peluang perdagangan dan investasi untuk memperkuat daya saing industri nasional dan membuka akses lebih besar bagi pelaku usaha Indonesia di pasar global.
Katalis 2.0, yang didanai Pemerintah Australia dan dilaksanakan bersama Pemerintah Indonesia, memperluas capaian fase pertama (2021–2025) dengan fokus pada penguatan institusi, dorongan partisipasi ekonomi yang inklusif, serta pemberdayaan perempuan dan kelompok yang kurang terwakili. Deputi Bidang Pengembangan Makro Bappenas, Eka Chandra Buana, menekankan bahwa kemitraan internasional seperti ini penting untuk mendukung agenda pembangunan jangka panjang Indonesia, terutama dalam mendorong inovasi, memperkuat institusi, dan memobilisasi investasi demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan tangguh.














