Sumbawanews.com,- Teheran – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, telah memerintahkan pembukaan kembali akses internet internasional setelah hampir 90 hari mengalami pemadaman. Keputusan ini diumumkan replica watches UK oleh media pemerintah Iran pada Senin (25/5/2026), mengutip pernyataan kepala hubungan masyarakat di kementerian komunikasi Iran.
Pemadaman internet sebelumnya diberlakukan sebagai respons terhadap protes anti-pemerintah yang terjadi secara nasional replica Rolex pada Januari lalu. Meskipun sempat kembali normal pada Februari, pemadaman kembali terjadi setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
Menurut observatorium internet NetBlocks, sebagian besar warga Iran tidak dapat mengakses internet global selama 87 hari. Hanya sebagian kecil yang memiliki akses ke VPN mahal dan canggih yang bisa melewati pembatasan tersebut.
Dalam kondisi normal, akses internet global di Iran tetap dibatasi secara ketat melalui penyensoran banyak situs web. Pemerintah Omega replica semakin mengandalkan jaringan intranet untuk menyediakan layanan digital tanpa bergantung pada internet global, terutama untuk sekolah-sekolah yang saat ini menjalankan kurikulum pembelajaran secara daring.















