Home Berita Internasional Filipina Kaji Ulang Energi Nuklir untuk Atasi Tarif Listrik Tertinggi di Kawasan

Filipina Kaji Ulang Energi Nuklir untuk Atasi Tarif Listrik Tertinggi di Kawasan

Sumbawanews.com,- Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. membuka kembali wacana pemanfaatan tenaga nuklir sebagai solusi mengatasi tarif listrik tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Dalam pidato kenegaraan pada Senin, 27 Juli 2026, Marcos menyatakan bahwa energi nuklir layak dipertimbangkan ulang, dengan janji bahwa penggunaannya akan dijamin aman dan dipahami secara jelas oleh masyarakat. Filipina belum pernah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bataan yang rampung dibangun pada 1980-an namun ditinggalkan akibat kekhawatiran keselamatan dan kasus korupsi. Saat ini, negara kepulauan itu masih sangat bergantung pada impor energi dan sering mengalami pemadaman listrik, terutama di wilayah Visayas yang dihuni lebih dari 20 juta orang. Pemerintah telah memulai pembicaraan awal dengan sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Prancis, dan Rusia, sementara kesepakatan pelatihan teknis dengan AS untuk membangun dan mengoperasikan PLTN telah diumumkan pada Mei 2024. Menteri Energi Sharon Garin sebelumnya menyatakan rencana meningkatkan produksi listrik dari batu bara untuk menekan biaya, sementara pakar nuklir Carlo Arcilla menilai langkah ini sebagai langkah yang seharusnya diambil mengingat keterbatasan sumber energi terbarukan saat ini.

Previous articleTimnas Indonesia Siap Rotasi Pemain Hadapi Timor Leste Usai Hancurkan Kamboja
Next articlePSG Kritik Real Madrid atas Pembelian Yan Diomande dengan Harga Rp1,8 Triliun