Home Berita Internasional Drone Rusia Serang Apartemen di Rumania, Dua Warga Terluka

Drone Rusia Serang Apartemen di Rumania, Dua Warga Terluka

Sumbawanews.com,- Pada dini hari Jumat, 29 Mei 2026, sebuah drone bersumber dari Rusia menghantam sebuah gedung apartemen di Galati, Rumania, dekat perbatasan dengan Ukraina. Serangan itu menewaskan tidak ada, tetapi dua warga sipil mengalami luka-luka akibat ledakan yang mengguncang bangunan bertingkat tersebut.

Gambar-gambar dari lokasi kejadian, yang diambil oleh fotografer Reuters dan Inquam Photos, menunjukkan sisa-sisa bangunan yang runtuh, jendela-jendela pecah berhamburan, dan petugas keamanan Rumania bergerak cepat di tengah debu dan puing. Api masih membumbung dari lantai dasar gedung saat tim pemadam kebakaran tiba, sementara polisi mengamankan area sekitar untuk mencegah akses tak terkendali.

Pemerintah Rumania segera mengonfirmasi bahwa serangan itu berasal dari wilayah Ukraina timur, di mana konflik antara Rusia dan Ukraina masih berkecamuk. Meski belum ada klaim tanggung jawab resmi dari Moskow, otoritas Rumania dan NATO menyatakan bahwa pola serangan ini konsisten dengan taktik drone yang digunakan oleh pasukan Rusia dalam beberapa bulan terakhir untuk memperluas tekanan ke wilayah tetangga NATO.

“Ini bukan insiden kebetulan. Ini adalah pelanggaran berbahaya terhadap kedaulatan negara anggota NATO,” tegas seorang pejabat tinggi NATO yang meminta tidak disebutkan namanya. “Kami sedang mengkaji semua kemungkinan respons, termasuk peningkatan sistem pertahanan udara di perbatasan timur.”

Rumania, yang bergabung dengan NATO sejak 2004, telah memperkuat jaringan radar dan sistem anti-drone di wilayah timurnya sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Namun, serangan ini menunjukkan bahwa ancaman tidak lagi terbatas pada garis depan perang, tetapi telah menyebar ke jantung aliansi pertahanan Barat.

Presiden Rumania, Klaus Iohannis, menyatakan duka atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa negaranya “tidak akan diam terhadap provokasi yang mengancam kehidupan warga sipil.” Ia juga mengundang mitra NATO untuk segera menggelar pertemuan darurat guna membahas strategi pertahanan bersama.

Sementara itu, di Moskow, Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan pernyataan resmi. Namun, sumber militer Barat mengindikasikan bahwa drone yang digunakan kemungkinan besar adalah varian Lancet-3 atau Orlan-10 — dua model yang sering dipakai oleh pasukan Rusia untuk misi presisi jarak jauh.

Insiden ini menjadi serangan drone pertama yang berhasil menembus wilayah NATO dan menyebabkan cedera pada warga sipil sejak dimulainya perang Ukraina. Kekhawatiran pun meningkat: jika serangan semacam ini terus berlanjut, apa yang sebelumnya dianggap sebagai “perang di luar perbatasan” kini menjadi ancaman nyata di dalam rumah Eropa Timur.

Pemerintah Rumania telah menutup sementara akses ke area kejadian untuk investigasi mendalam. Tim ahli dari NATO tiba pada hari Sabtu untuk membantu analisis jejak teknis drone, termasuk sinyal komunikasi dan jejak elektronik yang mungkin mengarah kembali ke sumber serangan.

Dengan perang yang memasuki tahun keempat, dunia kembali diingatkan — bahwa dalam era drone, tidak ada lagi zona aman.

Previous articlePerindo Sumut Sembelih Puluhan Hewan Kurban di 33 Wilayah
Next articleJokowi Terkejut, Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Viral di Depan Rumahnya
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik