Sumbawanews.com,- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa selama 25 tahun memimpin, Turki mengalami transformasi menyeluruh di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, infrastruktur, hingga sistem politik. Dalam peringatan 25 tahun berdirinya Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) pada 14 Agustus 2026, Erdogan menyatakan sekitar 90 persen janji politik partai sejak 2002 telah terwujud, dan pemerintahannya tidak berniat berhenti meski telah mencapai banyak kemajuan.
Erdogan menyoroti kemandirian industri pertahanan sebagai salah satu pencapaian paling menonjol. Ia mengingatkan bahwa dulu Turki bergantung pada impor senjata, bahkan untuk senapan infanteri, kini negara itu mampu memproduksi sendiri kapal perang, pesawat tanpa awak, helikopter, tank, rudal, hingga kapal selam. Perubahan ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga strategi ekonomi dan geopolitik yang memperkuat posisi Turki di kancah internasional.
Selain pertahanan, Erdogan menekankan pembangunan masif di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan transportasi yang ia sebut sebagai yang terbesar dalam sejarah modern Turki. Pemerintahan AK Party, menurutnya, menggunakan mandat rakyat dan sumber daya negara untuk memperluas perekonomian, mempercepat pembangunan, dan memperkuat kedaulatan nasional.
Ia juga mengingatkan bahwa lahirnya AK Party pada 14 Agustus 2001 dibarengi semangat “tertutup terhadap kegelapan, terbuka terhadap cahaya”—sebuah filosofi yang masih menjadi dasar perjalanan partai menuju seperempat abad kedua kepemimpinannya.















