Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Untuk merampungkan Pembangunan RSUD Sumbawa sesuai grand design awal, diperkirakan masih membutuhkan anggaran sekitar Rp300 milliar. Sedangkan saat ini diperkirakan bangunan yang telah terbangun sekitar 20 persen dari design awal.
“Dari design yang sudah kita buat, sampai saat ini kalau boleh kita berhitung itu baru terpenuhi sekitar 20 persennya dari grand design kita secara menyeluruh,” kata L. Suharmadji Kertawijaya, Asisten II Setda Sumbawa di ruang kerjanya Selasa (14/10).
Baca Juga: Pembangunan 2 Gedung RSUD Sumbawa Optimis Tuntas Tepat Waktu
Diungkapkan, saat pebuatan atau penyusunan grand design sekitar 4 tahun lalu diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp340-an miliar. Namun karena fluktuasi harga dan dan factor lainnya, saat ini perkiraannya mencapai Rp 400 miliar.
“Kita sudah membangun beberapa ruangan disana. Tapi kalau kita melihat secara keseluruhan kebutuhan kita dari segi bangunan total, itu baru 20 persen,” jelasnya.
Pemerintah Daerah akan menempuh berbagai upaya untuk mendapatkan alokasi anggaran dari pemerintah pusat. “2026 DAK kita kosong. Bisa saja nanti lewat program stimulus ekonomi, atau program-program lain yang menjadi arahan pemerintah pusat,” kata dia.
Dan saat ini sedang menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan, berupa detail-detail dokumen untuk kegiatan tersebut. “Kalau melihat angka dari 80 persen bangunan yang belum terpenuhi itu, kita membutuhkan anggaran minimal sekitar Rp300 milliar untuk kita bisa penuhi grand design yang mendukung kita menjadi tipe C Plus,” jelasnya.
Disebutkan, jika Pembangunan RSUD baru telah rampung, bangunan RSUD kemungkinan akan dialihfungsikan menjadi kantor OPD, seperti bangunan eks RSUD Provinsi NTB. “Notabene sekarang banyak kantor-kantor kita yang masih belum memenuhi standart pelayanan dan kenyamanan kerja,” sebutnya. (Using)















