Home Berita Internasional Trump Tegaskan Hanya Izinkan yang “Tepat” Masuk AS untuk Piala Dunia

Trump Tegaskan Hanya Izinkan yang “Tepat” Masuk AS untuk Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Amerika Serikat akan memberikan visa hanya kepada individu yang memenuhi kriteria ketat menjelang Piala Dunia 2026, tegas Presiden Donald Trump dalam pernyataan terbarunya. Dalam komentar yang dilontarkan pada Rabu (10/6), Trump menegaskan bahwa kebijakan imigrasi AS tidak akan mengorbankan keamanan nasional demi memenuhi tuntutan global, meskipun acara olahraga terbesar di dunia akan berlangsung di tanahnya.

“Kami tidak akan membuka pintu lebar-lebar hanya karena ada pertandingan bola,” ujar Trump, menekankan bahwa setiap permohonan visa akan melalui penyaringan mendalam. Ia menambahkan, AS hanya akan mengizinkan masuk “orang yang tepat”—sebutan yang secara implisit merujuk pada pendukung, atlet, dan staf resmi tim yang terverifikasi, sambil menghindari potensi risiko keamanan dari pihak yang tidak dapat dipastikan latar belakangnya.

Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran meningkat dari negara-negara peserta Piala Dunia 2026, yang bersiap menyambut ratusan ribu penggemar internasional. AS, bersama Kanada dan Meksiko, menjadi tuan rumah bersama turnamen yang dijadwalkan berlangsung Juni hingga Juli 2026. Diperkirakan lebih dari 5 juta penonton akan datang dari seluruh penjuru dunia, termasuk dari negara-negara yang sebelumnya menghadapi pembatasan ketat visa AS.

Kementerian Luar Negeri AS telah mengisyaratkan akan mempercepat proses visa bagi pemegang tiket resmi dan delegasi resmi turnamen, namun tetap mempertahankan protokol keamanan tinggi. Trump menegaskan, kecepatan tidak boleh mengalahkan kehati-hatian. “Kami punya sejarah panjang menjaga keamanan di rumah sendiri. Ini bukan soal diskriminasi—ini soal tanggung jawab.”

Komentar Trump memicu reaksi beragam di kalangan diplomat dan pengamat kebijakan. Sebagian pihak memuji pendekatan pragmatisnya, sementara yang lain mengkhawatirkan dampaknya terhadap citra AS sebagai tuan rumah yang ramah dan terbuka. Organisasi FIFA sendiri belum memberikan tanggapan resmi, tetapi sumber dalam tubuhnya mengatakan pihaknya “sedang berkoordinasi erat dengan otoritas AS untuk memastikan kelancaran mobilitas.”

Dengan AS sebagai pusat utama pertandingan—termasuk final yang dijadwalkan di MetLife Stadium di New Jersey—kebijakan visa akan menjadi salah satu indikator utama keberhasilan penyelenggaraan turnamen. Bagi Trump, ini bukan sekadar soal olahraga. Ini adalah ujian kebijakan luar negeri dan keamanan nasional yang dijalankan dengan prinsip: “Kami tidak mengundang semua orang. Kami mengundang yang patut.”

Previous articleIran Ancam Tembak Kapal di Selat Hormuz
Next articleVonis Militer Dinilai Tak Adil bagi Korban Andrie Yunus
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.