Sumbawanews.com,- Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menegaskan bahwa Timnas Indonesia belum pernah meraih gelar juara Piala AFF, meski sering disebut sebagai “Piala Ciki” oleh sebagian netizen. Dalam diskusi bersama PSSI yang digelar Jumat, 3 Juli 2026, ia menolak pandangan yang meremehkan turnamen sepak bola Asia Tenggara itu, sekaligus menegaskan bahwa ajang ini tetap bergengsi dan menjadi tantangan besar bagi Garuda.
Sumardji mengungkapkan, selama sejarah Piala AFF sejak 1996, Timnas Indonesia baru mampu mencatatkan enam kali finis sebagai runner-up, tetapi belum pernah menyentuh trofi juara. Ia menilai, penggunaan istilah “Ciki” untuk menyebut turnamen ini justru melemahkan semangat perjuangan para pemain dan staf teknis yang berusaha keras meraih kemenangan. “Saya tidak sependapat kalau AFF dianggap turnamen ecek-ecek. Kami di PSSI justru tertantang untuk membuktikan bahwa 2026 bisa jadi momen bersejarah,” ujarnya.
Dengan Piala AFF 2026 yang segera bergulir, Sumardji menekankan bahwa fokus utama tim bukan hanya pada performa di lapangan, tetapi juga pada perubahan persepsi publik. Ia berharap dukungan masyarakat tidak hanya berupa sorak-sorai, tetapi juga keyakinan bahwa Indonesia mampu mengakhiri puasa gelar selama tiga dekade. PSSI, menurutnya, sedang membangun fondasi jangka panjang untuk menjadikan Piala AFF sebagai ajang yang benar-benar dituju, bukan sekadar pelengkap jadwal.
Pertandingan pembuka Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 rencananya akan disiarkan langsung di RCTI, dengan lawan pertama Vietnam. Semua mata kini tertuju pada upaya terbaru Garuda untuk mengubah sejarah — bukan hanya karena mimpi, tetapi karena tekad yang tak lagi bisa ditunda.















