Home Berita Olah Raga Timnas Indonesia Dicibir karena Serangan Monoton di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Dicibir karena Serangan Monoton di Piala AFF 2026

Sumbawanews.com,- Pengamat sepak bola Anton Sanjoyo mengkritik tajam strategi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, usai kegagalan tim Garuda di Piala AFF 2026. Dalam evaluasinya yang diunggah di YouTube Ruang Publik pada Rabu, 12 Agustus 2026, Anton menilai permainan Indonesia tak menunjukkan kemajuan signifikan sejak laga melawan Vietnam hingga menghadapi Singapura, terutama dalam aspek serangan. Ia menegaskan, pola serang timnas terlalu monoton, tak punya bentuk jelas, dan gagal memanfaatkan ruang kosong di antara lini tengah dan belakang lawan.

Anton menyoroti kegagalan berulang dalam penyelesaian akhir, termasuk kesalahan passing di lini tengah dan eksekusi buruk di sepertiga akhir lapangan. Menurutnya, kesalahan-kesalahan itu tak seharusnya terjadi di level internasional. Ia juga menyoroti minimnya kreativitas serangan, khususnya ketika pemain seperti Sadil Ramdani enggan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti atau melakukan manuver untuk membuka ruang pertahanan lawan. “Tidak ada satu pun yang berani nembak, tidak ada satu pun yang mampu membuat manuver,” tegasnya.

Lebih jauh, Anton menilai Herdman gagal menciptakan identitas permainan yang konsisten. Ia mencontohkan kegagalan timnas dalam mengirim bola ke ruang antara second line dan bek Singapura, bahkan hingga ke celah antara kiper dan back four. “Enggak ada upaya untuk naruh bola di antara second line dan bek-nya Singapura. Apalagi naruh bola di antara kiper dan back four. Enggak ada,” ujarnya.

Kritik Anton juga menyentuh soal julukan “King Indo” yang kerap disematkan pada Timnas Indonesia. Ia menilai julukan itu tak sejalan dengan realitas prestasi di level Asia Tenggara, dan meminta tim untuk kembali ke bumi dengan fokus pada perbaikan sistem, bukan citra. Evaluasi menurutnya harus menyeluruh—bukan hanya menyalahkan pemain, tetapi juga meninjau ulang strategi dan keputusan teknis pelatih.

Previous articlePersib Bandung Buru Gelar Keempat Beruntun di Tengah Jadwal Padat
Next articlePSG Buru Gelar Kedua Berturut-turut di Piala Super Eropa 2026