Home Berita Olah Raga Steve Clarke Mundur Usai Skotlandia Gagal Lolos dari Fase Grup Piala Dunia...

Steve Clarke Mundur Usai Skotlandia Gagal Lolos dari Fase Grup Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Pelatih tim nasional Skotlandia, Steve Clarke, mengundurkan diri secara resmi tak lama setelah timnya tersingkir dari fase grup Piala Dunia 2026. Keputusan itu diambil setelah Skotlandia kalah 1-2 dari Kroasia dalam laga penentuan Grup L di Philadelphia, Minggu (28/6) pagi WIB, yang mengakhiri harapan mereka untuk melangkah ke babak 32 besar.

Kekalahan itu membuat Skotlandia hanya mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan: menang 1-0 atas Haiti, kalah 0-1 dari Maroko, dan tumbang 0-3 dari Brasil. Dengan selisih gol -3, mereka gagal menjadi salah satu dari enam tim peringkat ketiga terbaik, bahkan kalah bersaing dari Ghana, Republik Demokratik Kongo, Swedia, Paraguay, Bosnia-Herzegovina, Senegal, hingga Ekuador. Bahkan, Korea Selatan—yang juga tersingkir—berhasil mengungguli Skotlandia berkat kemenangan 2-1 atas Uzbekistan di laga paralel.

Clarke, yang baru memperpanjang kontraknya hingga 2030 pada Mei lalu, mengaku keputusan mundur bukanlah hal yang mudah. Dalam pernyataannya yang dirilis BBC, ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para pemain yang telah menjadi tulang punggung perjalanan tim sejak 2019.

“Bagian paling emosional dari perpisahan ini adalah untuk para pemain saya. Tanpa mereka, kami tidak akan pernah memiliki kenangan-kenangan yang telah kami bangun bersama,” ujar Clarke. “Mereka pantas mendapat semua pujian dan sanjungan. Ini adalah kehormatan besar bagi saya untuk menjadi pelatih mereka. Terima kasih telah menerima saya, dan semoga sukses untuk pengganti saya.”

Sejak debut di Piala Dunia 1954, Skotlandia telah berpartisipasi sembilan kali—namun tak pernah sekali pun mampu melewati fase grup. Kegagalan di Piala Dunia 2026 ini memperpanjang catatan kelam yang telah lama menjadi beban bagi para pendukung The Tartan Army.

Clarke, yang menangani tim sejak 2019, dikenal sebagai pelatih yang disiplin dan berorientasi pada pertahanan. Di bawah kepemimpinannya, Skotlandia pernah mencapai final UEFA Nations League dan lolos ke Euro 2020, menjadi momen langka dalam sejarah sepak bola Skotlandia modern. Namun, di panggung dunia, timnya belum mampu menunjukkan lompatan signifikan.

Kini, asosiasi sepak bola Skotlandia (SFA) harus segera memilih pengganti Clarke, yang akan meninggalkan jejak sebagai salah satu pelatih terlama yang menangani tim nasional dalam sejarah modern negara itu—meski akhir karirnya di level internasional berakhir dengan kekecewaan.

Previous articlePresiden Prabowo Janji Tindaklanjuti Setiap Usulan, Termasuk dari Anak Desa
Next articleArgentina Siap Hadapi Cape Verde di 32 Besar Piala Dunia 2026