Sumbawanews.com,- Timnas Singapura kembali mengalami mimpi buruk di atas lapangan saat gagal mengeksekusi penalti dalam laga leg pertama semifinal Piala AFF 2026 melawan Thailand di Stadion Jalan Besar, Sabtu (15/8). The Lions tumbang 1-3, dengan Thailand unggul 2-0 di babak pertama lewat dua gol Teerasak Poeiphimai. Kesempatan memperkecil ketertinggalan datang pada menit ke-35, namun striker Shawal Anuar gagal mengubah titik putih menjadi gol—tembakannya dengan jelas dihalau kiper Kampol Pathomakkakul. Kegagalan ini mengulang trauma lima tahun silam, ketika Singapura juga gagal menuntaskan penalti di stadion yang sama, saat melawan Indonesia di Piala AFF 2020.
Dalam pertandingan itu, Thailand terus mendominasi setelah gol-gol Teerasak Poeiphimai pada menit ke-12 dan ke-32. Singapura sempat berusaha bangkit, tetapi kegagalan Shawal Anuar di titik penalti membuat semangat tim tamu melemah. Gol tunggal Singapura baru datang di babak kedua, namun tak mampu mengubah arah laga. Thailand pun mengamankan kemenangan 3-1, dengan skor agregat yang sangat menguntungkan bagi mereka menjelang leg kedua.
Kegagalan eksekusi penalti ini mengingatkan publik pada momen memilukan di Piala AFF 2020—ketika Faris Ramli gagal mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-87 melawan Indonesia. Saat itu, skor 2-2, dan kegagalan Faris membuat Indonesia lolos ke final dengan agregat 5-3. Kapten Asnawi Mangkualam bahkan sempat membungkuk dan mengucapkan terima kasih kepada Faris, sebagai bentuk penghargaan atas usaha sang pemain meski gagal.
Kini, di stadion yang sama, Shawal Anuar menjadi pahlawan yang berubah jadi simbol kekecewaan. Timnas Singapura kembali berada di persimpangan nasib, dengan tugas berat mengejar ketertinggalan di leg kedua. Sementara Thailand, dengan performa solid dan dua gol Teerasak, semakin dekat menuju final Piala AFF 2026.















