Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Camat Lantung, Safruddin, Minggu (06/09) mengatakan, Enam penambang tewas tertimbun reruntuhan di lokasi Tambang Rakyat Lantung, pada Sabtu (05/09). Selain itu, enam orang lainnya juga mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: Beri Atensi Kepedulian Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan, Komisi II Keluarkan 7 Rekomendasi Terkait Tambang Rakyat Lantung
Dijelaskan, dari 3 orang tewas tersebut, dua diantara berasal dari kecamatan moyo hilir dan seorang dari kecamatan Lopok. Sedangkan 3 penambang yang terluka dirujuk untuk mendapatkan penanganan media lanjutan. Yakni 2 orang di RSUP Menambah Abdul Kadir dan seorang di RSUD Sumbawa.
“Tiga yang terluka sudah dibawa keluarga setelah mendapat perawatan didi puskesmas lantung,” jelasnya.
Camat Lantung menjelaskan, evakuasi terhadap korban tewas maupun terluka dilakukan bersama pihak terkait lainnya sekitar pukul 22.00 wita. Dan lokasi kejadi saat ini telah di police line oleh kepolisian.
“Tadi malam langsung di police line. Kapolres bersama jajarannya langsung turun ke lokasi tadi malam,” ucapnya.
Dikatakan, saat ini tidak ada kegiatan penambangan di lokasi tersebut. “Kegiatan penambangan dihentikan sementara hingga waktu yang belum ditentukan,” jelasnya. (Using)















