Home Berita Internasional Seruan Boikot Spider-Man: Brand New Day Menguat di Timur Tengah

Seruan Boikot Spider-Man: Brand New Day Menguat di Timur Tengah

Sumbawanews.com,- Film Spider-Man: Brand New Day menghadapi gelombang seruan boikot di sejumlah negara Arab, menyusul rekam jejak politik produser Avi Arad yang dikenal mendukung Israel. Kampanye ini dipicu oleh pernyataan Arad pada 2024 yang menolak kritik terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mengecam pemimpin AS yang menyerukan pemilu baru di Israel. Kelompok Campaign to Boycott Supporters of Israel di Lebanon mendesak masyarakat untuk tidak membeli tiket film, menyatakan bahwa dukungan finansial terhadap produksi ini sebagai bentuk normalisasi budaya terhadap kebijakan Israel. Seruan serupa muncul di Yordania melalui kelompok antinormalisasi Taharrak, yang meminta bioskop dan seniman setempat menolak pemutaran film tersebut.

Avi Arad, produser berkebangsaan Israel dan Amerika Serikat, pernah bertugas di militer Israel pada 1965–1968 dan terlibat dalam Perang Enam Hari 1967. Pernyataannya yang dipublikasikan media TheWrap menegaskan bahwa ia tidak mengakui hak pihak asing untuk ikut campur dalam proses politik Israel, serta menyatakan kebanggaannya sebagai mantan prajurit Israel. Para aktivis menilai bahwa kontribusi finansial penonton terhadap film ini secara tidak langsung mendukung tokoh yang dianggap memperkuat kebijakan Israel di Gaza.

Meski seruan boikot meluas, film tetap diputar di Lebanon. Perwakilan jaringan bioskop Grand Cinemas menyatakan bahwa permintaan tiket masih tinggi sejak rilis pada 31 Juli 2026. Belum ada laporan resmi mengenai dampak nyata terhadap pendapatan box office di negara-negara Arab.

Previous articleJelang HUT RI, 3.550 Personel TNI-Polri Bersihkan 11 Titik Sungai di Jakarta dan Sekitarnya
Next articleMarselino Ferdinan Terpuruk di Tengah Ketidakpastian Karier