Home Berita Nasional SAR Banyuwangi dan Bandara Perkuat Kolaborasi Tanggap Darurat Penerbangan

SAR Banyuwangi dan Bandara Perkuat Kolaborasi Tanggap Darurat Penerbangan

Sumbawanews.com,- Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi dan PT Angkasa Pura Indonesia resmi mempererat sinergi dalam menangani kecelakaan pesawat udara melalui penandatanganan nota kesepakatan di Bandara Internasional Banyuwangi, Jawa Timur, pada Selasa (24/6/2026). Langkah strategis ini bertujuan mempercepat respons darurat penerbangan dengan sistem yang terkoordinasi, efektif, dan berbasis pedoman operasional yang jelas.

Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian integral dari komitmen Basarnas dalam membangun jaringan kesiapsiagaan lintas sektor. “Ini bukan sekadar formalitas, tapi langkah konkret untuk memastikan setiap detik dalam operasi pencarian dan pertolongan dimanfaatkan seoptimal mungkin,” ujarnya di sela acara, yang dihadiri pula oleh General Manager Bandara Banyuwangi, Mohammad Holik Muardi.

Banyuwangi, sebagai pintu gerbang transportasi udara di ujung timur Pulau Jawa, dinilai memiliki posisi krusial dalam jaringan penerbangan nasional. Kondisi geografisnya yang berdekatan dengan perairan selat Bali dan jalur penerbangan padat membuat kesiapsiagaan darurat menjadi prioritas utama. “Keselamatan penumpang dan awak pesawat adalah harga mati. Dengan kerja sama ini, peran masing-masing pihak menjadi jelas, tanpa tumpang tindih atau kekosongan respons,” tambah Oka Astawa.

Dalam kesepakatan tersebut, Kantor SAR Banyuwangi bertanggung jawab atas pengelolaan informasi pencarian dan pertolongan, termasuk penerimaan dan penyebaran *alerting service* dari otoritas penerbangan, pembaruan data real-time, serta pengumuman resmi berakhirnya operasi. Sementara itu, Bandara Internasional Banyuwangi wajib menyediakan akses ke data teknis pesawat, fasilitas darurat, dan sumber daya manusia. Jika kecelakaan terjadi di area perairan sekitar bandara, pihak bandara juga siap mendelegasikan pimpinan Pos Komando Lapangan kepada Basarnas guna memperkuat koordinasi di lokasi kejadian.

Kerja sama ini juga mencakup simulasi rutin dan pelatihan bersama, yang akan dilakukan secara berkala untuk menguji kesiapan tim tanggap darurat. Dengan demikian, tidak hanya infrastruktur yang diperkuat, tetapi juga kapasitas manusia dan mekanisme komunikasi antarinstansi.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam membangun sistem keselamatan penerbangan berbasis kolaborasi, sejalan dengan semangat penguatan ketahanan nasional di sektor transportasi udara. Di tengah meningkatnya volume penerbangan domestik dan internasional, sinergi antara otoritas bandara dan lembaga SAR bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Previous articleKylian Mbappe Catat Rekor Gol Sempurna di Piala Dunia
Next articleRupiah Melemah, Prabowo: Kekayaan RI Bocor ke Luar Negeri
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik