Home Berita Olah Raga Presiden LaLiga Tuding FIFA Rusak Industri Sepakbola dengan Rencana Piala Dunia 64...

Presiden LaLiga Tuding FIFA Rusak Industri Sepakbola dengan Rencana Piala Dunia 64 Tim

Sumbawanews.com,- Presiden LaLiga Javier Tebas mengecam rencana FIFA untuk memperluas Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim, menyebut kebijakan itu sebagai ancaman serius terhadap keseluruhan industri sepakbola global. Dalam pernyataan tajam, Tebas menilai FIFA terlalu fokus pada ajang empat tahunan itu, mengabaikan dampak merusak terhadap kompetisi domestik yang menjadi tulang punggung ekosistem permainan, lapangan kerja, dan keberlanjutan klub-klub di seluruh dunia. Ia menegaskan bahwa Piala Dunia, meski menjadi puncak tertinggi, tidak boleh menjadi satu-satunya poros yang menggerakkan seluruh industri sepakbola. “Mereka menghancurkan industri sepakbola, yang menghasilkan puluhan ribu lapangan kerja, untuk sebuah ajang yang berlangsung selama 40 hari dan melibatkan minoritas pemain,” ujar Tebas, seperti dikutip dari Guardian.

Tebas menekankan bahwa keputusan FIFA tidak hanya mengabaikan beban fisik dan jadwal pemain yang sudah padat, tetapi juga mengorbankan kepentingan liga-liga nasional yang menjadi sumber utama pendapatan, bakat, dan daya tarik komersial. Ia menyerukan perlindungan lebih besar bagi kompetisi domestik di semua tingkatan, menegaskan bahwa keberlangsungan sepakbola justru terletak pada kekuatan akar rumput, bukan hanya pada panggung global yang sesaat. Kritik ini muncul di tengah wacana kuat FIFA untuk mengubah format Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim, dengan tuan rumah bersama Maroko, Portugal, Spanyol, serta tiga negara Amerika Selatan—Argentina, Paraguay, dan Uruguay—yang akan menjadi tuan rumah laga pembuka dalam rangka memperingati 100 tahun Piala Dunia. Tebas menilai, tanpa keseimbangan, ambisi komersial FIFA justru akan melemahkan fondasi yang selama ini menjaga sportivitas dan stabilitas permainan.

Previous articleVietnam Perkuat Lini Serang dengan Tiga Pemain Brasil, Ancaman Baru bagi Timnas Indonesia
Next articleTimnas Indonesia Punya Peluang Nyata Lolos ke Piala Dunia 2030