Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto akan menunaikan salat Idul Adha 1447 Hijriah di Wisma Duta RI, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026. Ibadah ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan resmi kenegaraannya ke Prancis, yang dimulai sejak kedatangannya di Bandara Orly pada Selasa pagi waktu setempat.
Dalam keterangan resmi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa kegiatan salat Idul Adha sekaligus menjadi momen silaturahmi dengan komunitas WNI di Eropa. “Presiden ingin menyampaikan pesan kebersamaan dan keikhlasan di hari raya kurban, sekaligus menguatkan ikatan dengan saudara-saudara sebangsa yang jauh dari tanah air,” ujar Teddy.
Kedatangan Prabowo disambut hangat oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou, serta regu kehormatan. Ratusan WNI yang telah menunggu sejak pagi di lokasi penginapan Presiden turut menyambut kedatangannya dengan semangat kebangsaan yang membara.
Ini merupakan lawatan keempat Prabowo ke Prancis dalam 19 bulan memimpin Indonesia. Sebelumnya, ia pernah hadir dalam Parade Bastille Day 2025 sebagai tamu kehormatan, melakukan kunjungan singkat lima jam pada Januari 2026, serta bertemu langsung dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée pada 14 April lalu.
Teddy menekankan bahwa kunjungan ini bukan sekadar formalitas diplomatik, tetapi upaya strategis memperkuat posisi Indonesia di Eropa. “Indonesia adalah gerbang utama Asia ke Eropa, sementara Prancis adalah pintu masuk utama Eropa ke Asia Tenggara. Hubungan ini saling melengkapi,” katanya.
Dengan melaksanakan salat Idul Adha di tanah asing, Presiden menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan tetap menjadi fondasi dalam setiap langkah diplomasi. Di tengah hiruk-pikuk pertemuan tingkat tinggi, momen sederhana di halaman Wisma KBRI itu menjadi simbol kuat: bahwa kekuatan bangsa tak hanya diukur dari kekuatan ekonomi atau militer, tapi juga dari keutuhan hati yang tetap merindukan tanah air, bahkan di ujung benua.















