Home Berita Nasional Prabowo Bertemu Macron, Kukuhkan Kemitraan Ekonomi dan Investasi

Prabowo Bertemu Macron, Kukuhkan Kemitraan Ekonomi dan Investasi

Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto kembali menginjakkan kaki di Prancis, dalam kunjungan kenegaraan ketiganya tahun ini. Kali ini, lawatannya berbarengan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah—sebuah momen yang tidak hanya dijadikan kesempatan beribadah, tetapi juga untuk memperkuat ikatan budaya dan spiritual dengan komunitas diaspora Indonesia di Paris. Dalam salat Id yang dipimpinnya di salah satu masjid ibu kota Prancis, Prabowo menyampaikan pesan persaudaraan antarumat manusia, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia terhadap kerja sama global yang berkelanjutan.

Di balik simbolisme spiritual itu, agenda utama kunjungan ini jelas: memperdalam hubungan strategis dengan Prancis, terutama di bidang ekonomi dan investasi. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron, Prabowo menyambut hangat peluncuran France-Indonesia High Level Business Council—sebuah mekanisme tingkat tinggi yang dirancang untuk mempercepat dialog antara pelaku usaha kedua negara. Council ini diharapkan menjadi jembatan bagi proyek-proyek infrastruktur, energi bersih, pertahanan, dan digitalisasi industri yang selama ini menunggu percepatan.

Macron, yang secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menjadikan Indonesia sebagai mitra utama di Asia Tenggara, menanggapi dengan antusiasme yang sepadan. Keduanya sepakat bahwa kerja sama tidak boleh lagi terbatas pada perdagangan konvensional, tetapi harus melangkah ke kolaborasi inovatif—mulai dari pengembangan teknologi hijau hingga transfer pengetahuan dalam sektor pertahanan dan kedirgantaraan.

Kunjungan ini juga menandai pergeseran narasi: dari hubungan yang bersifat reaktif menjadi proaktif. Indonesia tidak lagi hanya menjadi pasar, tetapi mitra setara yang mampu menawarkan solusi teknologi, sumber daya alam berkelanjutan, dan stabilitas politik di tengah ketidakpastian global. Dalam pidatonya usai pertemuan, Prabowo menekankan bahwa “kemitraan yang sejati dibangun bukan hanya oleh perjanjian, tetapi oleh kepercayaan yang terus dibangun melalui tindakan nyata.”

Dengan latar belakang gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kunjungan ini menjadi bukti bahwa diplomasi ekonomi tetap menjadi pilar utama ketahanan nasional. Di tengah dunia yang semakin terpecah, Indonesia dan Prancis memilih untuk membangun jalan bersama—bukan hanya untuk kepentingan ekonomi, tetapi untuk masa depan yang lebih stabil, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Previous articleXiaomi 17T Series Siap Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp15,5 Juta
Next articleIsrael Perluas Kuasai 70 Persen Gaza, Netanyahu Tegaskan Langkah “Langkah Demi Langkah”
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik