Home Berita Olah Raga Paraguay Libur Nasional Usai Kalahkan Jerman di Piala Dunia 2026

Paraguay Libur Nasional Usai Kalahkan Jerman di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Dalam sebuah momen bersejarah yang membangkitkan semangat kebangsaan, Paraguay berhasil menyingkirkan Jerman lewat adu penalti di babak 32 besar Piala Dunia 2026, dan merayakan kemenangan itu dengan menetapkan 30 Juni sebagai hari libur nasional. Presiden Santiago Peña mengumumkan keputusan itu melalui akun resmi media sosialnya, menggambarkan pencapaian tim nasional sebagai simbol ketahanan dan kebanggaan rakyat.

“Untuk menghargai kemenangan bersejarah tim nasional sepak bola Paraguay atas Jerman, kami menetapkan 30 Juni sebagai hari libur nasional,” ujar Peña, seperti dikutip dari USA Today.

Kemenangan 4-2 dalam adu penalti itu tak hanya mengakhiri kutukan Paraguay yang tak pernah melangkah lebih jauh dari 16 besar sejak Piala Dunia 2002, tetapi juga memicu gelombang kegembiraan di seluruh penjuru negeri. Di lapangan, Julio Enciso membuka keunggulan untuk La Albirroja pada babak pertama, sebelum Kai Havertz menyamakan kedudukan bagi Jerman di babak kedua. Laga yang berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit pun berubah menjadi drama tak terlupakan ketika penjaga gawang Paraguay dan para penendangnya sukses mengeksekusi semua tendangan penalti tanpa ada yang gagal.

Penerapan libur nasional ini didasarkan pada aturan hukum di Paraguay yang memungkinkan pemerintah menetapkan hingga tiga hari libur tambahan per tahun untuk peristiwa nasional yang luar biasa. Sebelumnya, Peña juga telah mengumumkan libur nasional pada September 2025, setelah timnas Paraguay memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 — mengakhiri jeda 15 tahun sejak penampilan terakhir mereka di Afrika Selatan 2010.

Kemenangan ini bukan sekadar prestasi olahraga, tapi menjadi simbol kebangkitan identitas nasional di tengah tantangan ekonomi dan sosial. Ribuan warga membanjiri jalan-jalan utama di Asunción, menabuh genderang, menyalakan kembang api, dan menyanyikan lagu kebangsaan dengan air mata di mata. Di seantero negeri, toko-toko tutup, sekolah dan kantor berhenti beroperasi, sementara televisi nasional menyiarkan ulang momen-momen paling menegangkan pertandingan.

Jerman, yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu favorit juara, kembali gagal melangkah jauh sejak kekalahan memalukan di Piala Dunia 2018. Kekalahan ini menandai kegagalan kedua berturut-turut bagi tim “Die Mannschaft” di babak 32 besar, sebuah catatan yang belum pernah terjadi dalam sejarah mereka di era modern.

Sementara itu, Paraguay — tim yang dikenal sebagai spesialis adu penalti — kembali membuktikan diri sebagai tim yang tak pernah menyerah. Dengan kemenangan ini, mereka siap menghadapi lawan kuat di babak 16 besar, membawa harapan seluruh bangsa yang kini berdiri bersama dalam satu napas: merayakan kehormatan, bukan hanya karena menang, tapi karena tak pernah berhenti percaya.

Previous articleBelanda Tumbang oleh Putra Akademi PSV
Next articleLayak Upgrade dari S25 ke S26? Ini Perbedaan Nyata yang Tak Bisa Diabaikan