Home Berita Olah Raga MU Kembali ke Liga Champions, Carrick Tegaskan: Ini Standar Kami

MU Kembali ke Liga Champions, Carrick Tegaskan: Ini Standar Kami

Sumbawanews.com,- Manchester United kembali berkompetisi di Liga Champions setelah absen selama hampir tiga tahun, dengan pelatih Michael Carrick menegaskan bahwa partisipasi rutin di ajang elit Eropa bukan pilihan, tapi standar yang harus dipertahankan. Kembalinya tim asuhan Carrick ke panggung terbesar sepak bola klub Eropa terjadi setelah kegagalan terakhir mereka di kompetisi ini pada 12 Desember 2023, ketika kalah 0-1 dari Bayern Munich di Old Trafford dan finis terakhir di grup dengan hanya empat poin. Setelah melewati dua pelatih sementara dan pergantian manajer, Carrick kini memimpin tim dengan misi jelas: menjadikan Liga Champions sebagai rumah tetap MU setiap musim.

Dalam jumpa pers menjelang laga pembuka fase grup melawan Sabah, Carrick, 45, menekankan bahwa kehadiran di Liga Champions adalah ujian terhadap kualitas klub. “Ini soal menguji diri sendiri melawan tim-tim elite dan yang terbaik,” katanya. Ia mengingatkan bahwa selama dekade-dekade sebelumnya, MU selalu menjadi bagian dari persaingan puncak Eropa, dan itu bukan pencapaian yang bisa diabaikan—baik dari sisi usaha maupun konsistensi. “Kami sempat absen selama beberapa tahun, tapi kini kami sudah kembali. Ini sangat bermakna. Ini posisi yang kami inginkan setiap tahun. Ini tempat yang seharusnya kami tempati.”

Carrick menekankan bahwa kebangkitan MU bukan kebetulan, melainkan hasil dari kemajuan signifikan dalam satu tahun terakhir, termasuk peningkatan performa di liga domestik yang membawa mereka finis di posisi kuat. “Kami telah membuat kemajuan pesat. Sekarang, fokusnya beralih pada langkah selanjutnya: mempertahankan posisi ini,” tegasnya. Laga pembuka MU di fase grup Liga Champions 2026/2027 akan berlangsung di Old Trafford pada Jumat, 11 September 2026, pukul 02.00 WIB, melawan Sabah.

Previous articleBarcelona Hancurkan Feyenoord 5-1 di Debut Liga Champions 2026-27
Next articleBonus Emas Rp3 Miliar, Perak dan Perunggu Masih Misteri di Asian Games 2026